Stok Terbatas, Harga Masker Melejit di Jakarta Utara

Stok Terbatas, Harga Masker Melejit di Jakarta Utara
Pekerja mengemas masker di pabrik alat kesehatan. (Foto: Antara / Didik Suhartono)
Carlos Roy Fajarta / CAH Jumat, 7 Februari 2020 | 07:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pasca merebaknya wabah virus Novel Korona (2019-nCoV) harga masker yang biasa digunakan untuk keperluan operasi maupun untuk kebutuhan masyarakat sehari-hari melonjak drastis di wilayah Jakarta Utara. Melinda (30) petugas Apotek Gedong Panjang Penjaringan menyebutkan keberadaan masker saat ini sudah tidak ada untuk merek tertentu seperti 3M dan Sensi Mask.

"Stok-nya sudah tidak ada untuk dua merek tersebut kalaupun ada harganya sangat mahal, sudah hampir dua minggu harganya semakin tinggi seperti ini," ujar Melinda, Kamis (6/2/2020).

Ia menyebutkan stok di Pasar Pramuka juga dipastikan masih kosong karena dirinya selalu rutin menanyakan kepada pemasok terkait keberadaan stok kedua merek tersebut.

"Yang ada stok saat ini masker merk Remedi dan Mas masing-masing memiliki harga masing-masing Rp 150.000 dan Rp 100.000," tambahnya.

Lia petugas kasir Apotek Dunia Sehat Jalan Muara Karang Raya menyebutkan masker saat ini banyak dicari oleh perusahaan maupun individu untuk dikirim ke kerabat mereka yang ada di Tiongkok.

"Makanya harganya sekarang naik tinggi karena permintaan tinggi sedangkan stok terbatas. Sekarang saja masker yang ada di apotek kami merk Nex Care 1 box Rp 540.000 isi 12 pcs, sedangkan 1 pcs berisi 3 buah masker seharga Rp 45.000," kata Lia.

Padahal aslinya 1 box masker untuk merk tersebut dikatakan hanya Rp 107.000 saja untuk 1 box berisi 12 pcs. Sementara itu, Mulyanto petugas Apotek Tiara Muara Karang menyebutkan mark up harga masker yang tidak wajar itu amat memprihatinkan.

"Merk Sensi yang biasanya Rp 18.000 untuk 1 kotak isi 50 buah masker sekarang dijual dengan harga Rp 120.000 sampai Rp 200.000. Kasihan masyarakat yang membutuhkan kalau harganya segitu, itu terlalu berlebihan ambil untung nya," kata Mulyanto.

Sementara itu, Anissa petugas Apotek Nuansa Sehat di Koja menyebutkan stok seluruh masker di apoteknya sudah habis dan hanya tersedia beberapa buah masker yang dijual ecer dengan harga Rp 1.500 per buah.

"Katanya semua pasokan masker diborong untuk dikirim ke daerah yang terkena virus, kalaupun dari produsen ada stok untuk kebutuhan masyarakat harganya ikut terpengaruh melonjak tajam," jelas Anissa.



Sumber: Majalah Investor