Terendam Banjir, Underpass Kemayoran Ditutup Sementara

Terendam Banjir, Underpass Kemayoran Ditutup Sementara
Banjir 5 meter di Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, sementara tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan bermotor, Sabtu, 8 Februari 2020..‬ (Foto: TMC Polda Metro Jaya)
Lenny Tristia Tambun / FER Sabtu, 8 Februari 2020 | 18:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, Subejo mengatakan, underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, ditutup untuk sementara karena terendam banjir hingga 6 meter.

BBWSCC Akui Underpass Kemayoran Rentan Banjir

"Tindakan yang kita lakukan adalah penutupan jalan sementara karena tergenang air," kata Subejo kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Sabtu (8/2/2020).

Penutupan jalan dan underpass dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada petugas melakukan penyedotan air.

"Biasanya untuk penyedotan air melibatkan Dinas SDA, petugas damkar, PPK Kemayoran dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” ujar Subejo.

Banjir yang terjadi di underpass Kemayoran sudah ketiga kalinya. Pertama, pada 24 Januari lalu, banjir mencapai setinggi 2,5 meter. Kedua, terjadi pada Minggu (2/2/2020), banjir di underpass Kemayoran mencapai empat meter. Ketiga, hari ini, Sabtu (8/2/2020).

Drainase Kemayoran Perlu Dievaluasi

Sebelumnya, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) Bambang Hidayah, menilai drainase wilayah Kemayoran perlu dievaluasi. Langkah tersebut penting dilakukan untuk mengatasi banjir yang sering terjadi khususnya di terowongan (underpass) Kemayoran.

"Sistem drainase-nya juga perlu dikaji ulang dan di underpass perlu disiapkan pompa dengan kapasitas besar," kata Bambang.



Sumber: BeritaSatu.com