Didakwa Pembunuhan Berencana, Aulia dan Anaknya Terancam Hukuman Mati
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Didakwa Pembunuhan Berencana, Aulia dan Anaknya Terancam Hukuman Mati

Senin, 10 Februari 2020 | 21:06 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menggelar sidang perdana kasus pembunuhan Edi Candra alias Pupung Sadili (54) dan M Adi Pradana (23), dengan agenda pembacaan surat dakwaan, hari ini. Jaksa Penuntut Umum (JPU), mendakwa terdakwa Aulia Kesuma dan anaknya Geovanni Kelvin, bersalah melakukan pembunuhan berencana.

Jaksa Sigit Hendradi mengatakan, Aulia dan Kelvin bersama dengan saksi Kusmawanto alias Agus dan saksi Muhammad Nursahid alias Sugeng -keduanya sebagai terdakwa dalam penuntutan tersendiri- telah melakukan perbuatan, sebagai yang melakukan dan yang turut serta melakukan dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, yakni korban Edi Candra dan Adi Pradana, di Jalan Lebak Bulus I, Kavling 129 B, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta selatan, pada Jumat 23 Agustus 2019 dan Sabtu 24 Agustus 2019.

“Perbuatan terdakwa Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 340 (terkait pembunuhan berencana) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ujar Sigit, membacakan surat dakwaan, di PN Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

Dikatakan Sigit, JPU juga mendakwa Aulia dan Kevin dengan dakwaan subsider terkait dengan tindak pidana pembunuhan yang diatur dalam Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP. Aulia dan anaknya terancam hukuman mati atau paling lambat 20 tahun penjara. "Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP," ungkapnya.

Sementara itu, terdakwa Aulia sempat menangis ketika sidang baru dimulai. "Kenapa menangis? Ingat sama siapa?" tanya Ketua Mejelis Hakim Yosdi kepada Aulia.

"Ingat sama suami," singkat Aulia.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membekuk tersangka Aulia Kesuma, lantaran diduga membunuh suaminya Edi Candra alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya, Adi Pradana (23), di kediamannya, Jalan Lebak Bulus I, Cilandak, Jakarta Selatan. Jenasah korban kemudian, ditemukan di dalam mobil terbakar, di Jalan Cidahu-Parakansalak, Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam menjalankan aksinya, Aulia dibantu anaknya Geovanni Kelvin dan eksekutor Kusmawanto Agus serta Muhammad Nur Sahid. Kasus pembunuhan berencana itu, dilakukan Aulia dan terdakwa lainnya, pada Jumat (23/8/2019) lalu.

Aulia yang menjadi otak pembunuhan terpaksa menghabisi nyawa suaminya karena motif ekonomi, terlilit utang hingga Rp 10 miliar. Aulia sempat meminta suaminya untuk menjual rumah, karena dia sudah kewalahan harus mencicil utang Rp 200 juta per bulan. Namun, permintaan itu ditolak korban.

Sejurus kemudian, Aulia bersama terdakwa lainnya merencanakan pembunuhan. Akhirnya, mereka memutuskan untuk meracuni Edi dengan obat tidur jenis vandres sebanyak 30 butir yang dicampur ke dalam jus. Setelah korban terlelap, para eksekutor membekapnya hingga tewas.

Sementara, Adi Perdana dibunuh dengan cara dicekoki alkohol dan dibekap. Selanjutnya, kedua korban diangkut menggunakan mobil dan dibuang ke dalam jurang dengan kondisi mobil terbakar, di Sukabumi, Jawa Barat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Rocky Gerung Minta BPN Buka Data Kepemilikan Lahan di Bogor

Haris mengatakan, berdasarkan data di lapangan, pihaknya justru menemukan sudah banyak masyarakat yang menempati lahan tersebut sejak lama.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Forum LMK Ajukan Keberatan Administratif ke Sekda Provinsi DKI

Forum LMK mengajukan upaya keberatan administratif terhadap SE 44/2021 terkait pelaksanaan pemilihan anggota LMK pada masa pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Oktober, Vaksinasi di Kabupaten Bekasi Capai Target Minimal 70%

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menargetkan minimal 70% dari target vaksinasi pada Oktober 2021 mendatang.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Sentul City Bantah Telantarkan Lahan, SHGB Berakhir 2034

PT Sentul City Tbk membantah telah menelantarkan lahan seluas 1.100 hektare di Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, sebab SHGB masih berlaku hingga 2034

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

DPRD DKI Dorong Kepulauan Seribu Buka Uji Coba Wisata

Jakarta telah membuka uji coba pembukaan kembali di tiga tempat wisata yakni TMII, Taman Impian Jaya Ancol dan Setu Babakan.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Pemprov DKI Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Cukup untuk Penuhi Target

Oleh karena itu, Widyastuti mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terkait jumlah vaksin dan yang penting masyarakat segera mengikuti vaksinasi.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021


2,4 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksin, Dinkes: Perlu Upaya Membujuk

Memerlukan upaya ekstra untuk membujuk kurang lebih 2,4 juta warga ber-KTP DKI Jakarta untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021

Polri Tetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan Muhammad Kece Pekan Ini

Selasa ini, penyidik Dittipidum Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Irjen Pol Napoleon Bonaparte sebagai terlapor pada pukul 11.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Nusantara Infrastructure Incar Proyek JORR Elevated Cikunir-Ulujami Rp 20 Triliun

Nusantara Infrastructure Incar Proyek JORR Elevated Cikunir-Ulujami Rp 20 Triliun

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings