WNA Asal Tiongkok di Bekasi 1.053 Orang

WNA Asal Tiongkok di Bekasi 1.053 Orang
Petugas Imigrasi Kelas II Bekasi gencar melakukan razia terhadap WNA di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Mikael Niman / JAS Selasa, 18 Februari 2020 | 22:22 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang tinggal di Kabupaten dan Kota Bekasi hanya 1.053 orang. Mereka terdaftar memegang izin tinggal terbatas yang terdata di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bekasi.

Selama ini, Tim Pemantauan Orang Asing (Pora) selalu melakukan pengawasan rutin bekerja sama dengan instansi terkait termasuk Kepolisian dan TNI hingga BIN.

“Pengawasan selalu kami lakukan baik rutin, maupun insidentil juga dilaksanakan secara gabungan maupun secara sendiri, berbagi informasi selalu kami lakukan melalui wadah Tim Pora yang melibatkan seluruh intansi dari Kepolisian, Kejaksaan, TNI, BIN, BNN, pemerintah daerah sampai tingkat kecamatan, Kementerian Agama, Kementerian Tenaga Kerja,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI, Petrus Teguh Aprianto, Selasa (18/2/2020).

Dia menegaskan, Tim Pora selalu mengadakan rapat rutin dan saling berbagi informasi untuk melakukan pemantauan orang asing di wilayah masing-masing. “Dalam hal terdapat pelanggaran, kami juga melakukan tindakan baik proses pengadilan maupun deportasi,” imbuhnya.

Sehingga, sambung dia, kabar yang menyebutkan kedatangan WNA ilegal asal Tiongkok 3.000 orang, sesuatu yang mustahil. “Untuk kecolongan TKA ilegal apalagi sampai 3.000 orang, itu mustahil,” ungkapnya.

Berikut jumlah WNA pemegang izin tinggal terbatas di Kabupaten dan Kota Bekasi antara lain, WNA asal Jepang sebanyak 2.205 orang, Korea Selatan sebanyak 1.728 orang, Tiongkok sebanyak 1.053 orang, India sebanyak 293 orang, Taiwan sebanyak 232 orang. “Jumlah tersebut adalah gabungan dari TKA, pelajar, penyatuan keluarga, rohaniwan,” pungkasnya.

Khusus TKA, di Kabupaten Bekasi berjumlah 678 orang dan TKA di Kota Bekasi sebanyak 145 orang.



Sumber: BeritaSatu.com