Terdampak Proyek Kereta Cepat, Jalan Galaxy-Cikunir Ditutup 8 Bulan

Terdampak Proyek Kereta Cepat, Jalan Galaxy-Cikunir Ditutup 8 Bulan
Jalan Raya Galaxy-Cikunir, mulai Jumat (21/2/2020) hingga Sabtu (31/10/2020) ditutup sementara untuk pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. ( Foto: Beritasatu/Mikael Niman )
Mikael Niman / CAH Jumat, 21 Februari 2020 | 22:32 WIB

Bekasi, Beritasatu.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi melakukan penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Raya Galaxy-Cikunir, mulai Jumat (21/2/2020) hingga Sabtu (31/10/2020) mendatang. Penutupan dilakukan lantaran di sekitar lokasi sedang dikerjakan pemasangan 27 tiang pancang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

"Penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas untuk mendukung program startegis nasional‎ di wilayah Kota Bekasi," ujar Kepala Dishub Kota Bekasi, Dadang Ginanjar, Jumat (21/2/2020).

Dia menjelaskan, sebanyak 27 tiang pancang mulai dibangun di Jalan Cikunir Raya sepanjang 700 meter oleh PT Wijaya Karya.

Demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan kelancaran proses pemasangan tiang pancang, jalan tersebut ditutup sementara.

Penutupan di Jalan Cikunir Raya mulai dari simpang Venus Galaxy sampai Apartemen Urban Sky. "Penutupan mulai dilakukan hari ini hingga 31 Oktober 2020 mendatang," tuturnya.

Dishub Kota Bekasi bersama Satlantas Polrestro Bekasi Kota melakukan rekayasa lalu lintas. "Manajemen rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus melalui Jalan KH Noer Ali - Jalan Caman - Jalan Jatibening - Jalan Cempaka Raya - Jalan Buana Raya - Jalan Cikunir Raya arah Jatiasih atau Komsen," bebernya.

Pihaknya bersama PT KCIC dan PT Wijaya Karya telah melakukan sosialisasi kepada Forum RW 10 dan Forum RW 15 untuk bermusyawarah dalam menentukan jalan lingkungan sebagai jalan alternatif warga.

"Rekayasa Lalin dilakukan juga atas persetujuan warga di wilayah tersebut. Kita juga pasang banner dan spanduk pemberitahuan untuk sosialisasi," katanya

Selain itu, Dinas Perhubungan akan memastikan pengaturan lalu lintas di wilayah terdampak proyek akan berjalan baik dengan ditempatkannya sejumlah personel lapangan.

"Di tiap titik jalan yang ditutup kita siagakan petugas pengatur lalu lintas sebanyak 16 orang dengan dua shift jam kerja selama 21 hari terhitung dimulainya penutupan jalan Cikunir Raya," imbuhnya.

Hasil musyawarah warga di sekitar lokasi penutupan jalan, PT Wijaya Karya dan PT KCIC menyetujui adanya kompensasi berupa perbaikan dan pengaspalan jalan lingkungan, perbaikan saluran, saluran dibuat tertutup sehingga bisa dilintasi kendaraan, normalisasi saluran Kali Baru dan Kali Bisma serta pembersihan siphon. 



Sumber: BeritaSatu.com