Anies Akui di Jakarta Masih Banyak Ketimpangan

Anies Akui di Jakarta Masih Banyak Ketimpangan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara peringatan puncak HPSN 2020 di RW 03, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020). (Foto: Beritasatu.com / Yustinus Paat)
Yustinus Paat / FER Jumat, 21 Februari 2020 | 22:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menegaskan, ketimpangan antara yang kaya dan miskin tidak bisa diatasi dengan pemberian subsidi semata.

Baca Juga: Anies Baswedan Sebut MRT Wujud Kesetaraan

Ketimpangan tersebut, harus diatasi dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat untuk menjadi wirausaha atau enterpreneur.

"Cara menyelesaikannya, ketimpangan ini, bukan semata-mata lewat subsidi-subsidi. Subsidi itu untuk membereskan jangka pendek. Tapi jangka panjang adalah market inclusion, memasukkan mereka dalam mekanisme pasar," ujar Anies dalam sambutan di acara penyerahan gerobak dan booth dari Mayapada Group di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Anies mengakui, di Jakarta masih banyak terjadi ketimpangan. Pemprov DKI, tengah berupaya mengatasi ketimpangan tersebut dengan salah satu cara memasukan masyarakat ke dalam mekanisme pasar.

Baca Juga: Santara Dorong Kemajuan Wirausaha Muda

"Nah masuk dalam pasar bagi masyarakat pilihanya dua. Sebagai penjaja tenaga, pekerja atau sebagai entrepreneur di dalam pasar. Kami mendorong justru di Jakarta ini menjadi entrepreneur. Karena Jakarta ini adalah kota jasa. Peluang pasarnya luar biasa besar di berbagai sektor," terang Anies Baswdan.

Dalam konteks itu, kata Anies, pihaknya menjalankan program Jakpreneur sebagai program pengembangan wirausaha terpadu. Program ini bertujuan menciptakan entrepreneurship dan peluang kerja yang tak terbatas kepada masyarakat.

"Tanggung jawab pemerintah adalah menciptakan kesempatan yang sama. Itu tanggung jawab negara, equal opportunity. Kalau ada equal opportunity lalu sisanya adalah tanggung jawab pribadi-pribadi melalui kerja keras, kerja ulet, kerja tuntas, tangguh. Nah di situlah kemudian resep untuk menjadi besar. Bagian kami menyiapkan kesempatan itu," tegas Anies.



Sumber: BeritaSatu.com