PLN Matikan Listrik di Sejumlah Area Terdampak Banjir di Jakarta

PLN Matikan Listrik di Sejumlah Area Terdampak Banjir di Jakarta
Banjir Jakarta setinggi 50 cm mulai dari Pos MOI Jl. Yos Sudarso, Jakarta Utara arah ke Cempaka Putih, Minggu 23 Februari 2020. ( Foto: TMC Polda Metro Jaya )
Jaja Suteja / JAS Minggu, 23 Februari 2020 | 10:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Hujan yang mengguyur Wilayah Jakarta Sabtu (22/2/2020) dini hari sampai Minggu (23/2/2020) menyebabkan beberapa daerah di wilayah DKI Jakarta tergenang dan banjir. PLN terpaksa melakukan pemadaman aliran listrik demi keselamatan jiwa masyarakat.

Sebanyak 308 gardu listrik terdampak, 5 gardu listrik sudah menyala dan 303 gardu listrik masih padam. Beberapa wilayah di Jakarta yang masih padam yaitu Harapan Indah, Jl Raya Bekasi, Jl Raya Cakung Cilincing, Jl Raya Pegangsaan, Jl Kayu Tinggi, Johar Baru, Percetakan Negara, Kebon Kosong, Kepu, Pulomas, Jl Garuda, Jl Angkasa, Jl Pulo Kambing, Jl A Yani, Pisangan Lama, Jl Rawasari Barat, Cempaka Putih, Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Gunung Sahari Raya, Bungur, Jl Dermaga Duren Sawit, Kebon Nanas Selatan.

Kepada masyarakat yang wilayahnya mulai tergenang air, General Manager PLN UID Jakarta Raya , Ikhsan Asaad, menghimbau untuk dapat mematikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB). "Selain itu juga mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman serta dapat menghubungi Contact Center 123 atau kantor PLN terdekat untuk memadamkan daerah terdampak banjir," ungkapnya.

Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik.



Sumber: BeritaSatu.com