Anies Baswedan: Hingga Maret, Banjir Jakarta Masih Berpotensi Terjadi

Anies Baswedan: Hingga Maret, Banjir Jakarta Masih Berpotensi Terjadi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memnatau banjir Jakarta di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020). ( Foto: Beritasatu.com / Yustinus Paat )
Yustinus Paat / FMB Selasa, 25 Februari 2020 | 14:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, cuaca ekstrem akan berlangsung hingga Maret 2020, sehingga banjir Jakarta masih berpotensi terjadi hingga sebulan ke depan.

Hal ini, kata Anies berdasarkan ramalan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) yang sudah memprediksikan banjir dari Desember 2019 hingga Maret 2020.

"Ramalan BMKG sejak Desember 2019 mengatakan bahwa sampai dengan Maret 2020, kita perkirakan masih menghadapi cuaca yang ekstrem," ujar Anies saat memantau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020).

DKI Jakarta diprediksikan akan menghadapi banjir hingga Maret 2020. Karena itu, tutur dia, Pemprov DKI akan fokus pada penanganan banjir di masyarakat.

"Sekarang kita konsentrasi pada penanganan, karena cuaca seperti ini masih terjadi beberapa waktu ke depan," ungkap dia.

Terkait banjir hari ini, lanjut Anies, dirinya meminta semua jajaran turun lapangan untuk memantau dan menangani banjir. Bahkan, kata dia, semua pertemuan di kantor dibatalkan.

"Sekarang konsentrasi pada penanggulangan bencana di masyarakat, jadi konsentrasi kita ke sana, semua sumber daya kita lakukan, kita siapkan untuk terjun, semua kegiatan pemprov difokuskan ke lapangan, pertemuan rapat batal semuanya, turun ke lapangan," pungkas Anies.