Nilai Transaksi Sinergi BUMD di Bank DKI Capai Rp 3 Triliun

Nilai Transaksi Sinergi BUMD di Bank DKI Capai Rp 3 Triliun
Dirut Bank DKI, Zainuddin Mappa (batik) bersama Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi (paling kanan) meninjau pertanian hidroponik di Rusun KS Tubun, Jakarta Barat, Selasa, 15 Oktober 2019. ( Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 27 Februari 2020 | 08:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bank DKI akan fokus mendorong sinergi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta untuk meningkatkan transaksi perbankan.

Baca Juga: Anies Apresiasi Dukungan Bank DKI di Sektor Transportasi

Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa, mengatakan, sinergi BUMD telah menjadi fokus dari Bank DKI selama tiga tahun dengan value atau nilai transaksi hingga 2019 mencapai Rp 3 triliun.

"Hingga 2019, nilai transaksi hingga Rp3 triliun, tapi transaksi dengan semua ekosistem itu sangat besar," kata Zainuddin, seperti dilansir keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Kamis (27/2/2020).

Zainuddin menjelaskan, nilai transaksi tersebut mencakup seluruh aktivitas sinergi bersama 23 BUMD dengan berbagai jenis usaha yang dilakukan.

"Ke depan, kita akan mengikuti perencanaan yang dilakukan masing-masing BUMD. Misal, MRT yang akan membangun jalur Ujung Menteng ke Kalideres itu kita juga akan ajak BPD lain untuk ikut serta melalui sindikasi, tapi jumlahnya tergantung kebutuhan dana berapa dan kesiapan BPD sendiri," papar Zainuddin.

Baca Juga: Bank DKI Perkuat Sinergi BUMD DKI

Lebih lanjut, Zainuddin mengatakan, jenis sinergi Bank DKI bersama BUMD di Jakarta antara lain, sinergi pada sektor transportasi dengan mengakomodir layanan non-tunai dengan JakCard di TransJakarta, MRT, Railink dan commuter line.

Lalu, sinergi BUMD sektor ketahanan pangan bersama Food Station dengan memberikan Kartu Pedagang di Pasar Cipinang, bersama Pasar Jaya dengan menyediakan Tabungan Monas Bisnis Perkulakan.

Kemudian, sinergi BUMD Pada Sektor Pariwisata dengan PT Jakarta Tourisindo untuk pemanfaatan layanan jasa perbankan dan jasa perhotelan dengab memberikan fasilitas akses pembiayaan dan layanan e-channel seperti Cash Management System (CMS), layanan fasilitas perbankan berupa pembukaan rekening tabungan, deposito dan giro serta pemberian fasilitas Kredit Multi Guna dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada karyawan PT Jakarta Tourisindo.

Sinergi BUMD yang telah dilakukan Bank DKI mendapatkan apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bahkan, OJK mendorong Bank DKI untuk terus mengembangkan sinergi BUMD, agar ke depan bisa dijadikan percontohan bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) lainnya.

"Kami apresiasi dengan dimulai oleh Bank DKI yang membangun sinergi dengan baik. Kami ajak kawan-kawan BPD lainnya untuk meniru DKI agar sinergi di daerah bisa membangun daerahnya masing-masing," kata Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV OJK, Achmad Soekro Tratmono.



Sumber: BeritaSatu.com