BNPB Catat 88 Titik Pengungsian di Jabodetabek

BNPB Catat 88 Titik Pengungsian di Jabodetabek
Ilustrasi banjir Jakarta. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / FER Kamis, 27 Februari 2020 | 20:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Agus Wibowo mengatakan, pihaknya mencatat, hingga hari ini, terdapat sebanyak 119.268 jiwa menjadi warga terdampak banjir di wilayah Jabodetabek dan Kabupaten Karawang.

Baca: BNPB Catat 9 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir

"Jumlah warga terdampak banjir di wilayah Jabodetabek dan Kabupaten Karawang sebanyak 119.268 jiwa dari 44.579 KK," ujar Agus kepada wartawan, Kamis (27/2/2020).

Hingga hari ini, kata Agus, Pusdalops BNPB mencatat jumlah warga mengungsi sebanyak 12.608 KK (45.861 jiwa). Jumlah terbanyak teridentifikasi di Jakarta Timur dengan 7.496 KK (27.429 jiwa), sedangkan di wilayah Karawang sebanyak 3.591 KK (12.740 jiwa). Data korban jiwa sebanyak 9 orang.

Selain itu, kata Agus, terdapat 88 titik pengungsian tersebar di wilayah Jabodetabek dan Karawang hingga hari ini (27/2/2020) Pukul 18.00 WIB.

Baca: Atasi Banjir, BBWSCC Maksimalkan Sistem Pompa Air

"Titik pengungsian warga terbanyak di wilayah Jakarta Timur dengan 36 titik. Selain di Jakarta Timur, titik pengungsian juga berada di Jakarta Utara 26 titik, Karawang 11, Jakarta Barat 8, Kota Tangerang 3, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi dengan masing-masing 2 titik," beber Agus.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kata Agus, genangan banjir masih terjadi dengan ketinggian beragam. Di wilayah Kabupaten Bekasi, ketinggian air antara 20 centimeter (cm) hingga 150 cm, Kabupaten Tangerang 42-168 cm, Kota Tangerang 20-130 cm, dan Karawang 150 cm.

"Wilayah lain seperti di DKI Jakarta, Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Tangerang Selatan telah surut," tandas Agus.



Sumber: BeritaSatu.com