Polisi Ciduk Sindikat Penukar Kartu ATM di Cilincing

Polisi Ciduk Sindikat Penukar Kartu ATM di Cilincing
Pelaku penipuan sindikat penukaran kartu ATM diciduk aparat Polres Metro Jakarta Utara ditunjukkan kepada awak media, Jumat (28/2/2020) siang. ( Foto: Beritasatu Photo )
Carlos Roy Fajarta / JAS Jumat, 28 Februari 2020 | 14:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polres Metro Jakarta Utara menciduk empat orang tersangka pelaku penipuan dengan modus menukar kartu ATM yang terjadi di minimarket Jalan Cilincing Lama Kelurahan Kali Baru pada Selasa (25/2/2020).

Ada 4 orang tersangka yakni BDM (52), II (50), SY (45), dan AH (46). Keempat nya melakukan modus penipuan meminjam rekening dan kartu ATM korban dengan membuat skenario hendak melakukan transfer.

"Ada yang mengaku WNA Brunei, kapten kapal yang berpura-pura hendak meminjam rekening korban. Agar korban percaya pelaku dijanjikan akan diberikan imbalan 1 unit ponsel iPhone dan menunjukkan saldo palsu senilai Rp 99 juta," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Jumat (28/2/2020) di lobi Mapolres.

Dikatakannya, pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak 29 kali selama dua tahun terakhir dan telah meraup ratusan juta rupiah dari kartu ATM yang sudah ditukar dan rekening korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Wirdhanto Hadicaksono menyebutkan pihaknya mengamankan tersangka di Tempat Pembakaran Mayat Cilincing di hari yang sama.

"Pelaku mengumpulkan sejumlah kartu ATM yang sudah kedaluwarsa dan dikumpulkan dari para korbannya selama dua tahun terakhir. Modus menunjukkan saldo palsu Rp 99 juta itu biasanya di ATM bank tertentu yang berlogo Link," kata Wirdhanto.

Barang bukti yang diamankan di antaranya yakni: 37 kartu ATM, uang tunai Rp 5 juta, sebuah mobil Mitsubishi Xpander warna silver dengan nomor pelat B 2842 SIC. Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. 



Sumber: BeritaSatu.com