Pegawai Batan Diduga Pemilik Zat Radioaktif Berpotensi Jadi Tersangka

Pegawai Batan Diduga Pemilik Zat Radioaktif Berpotensi Jadi Tersangka
Bareskrim Polri menemukan kembail zat yang diduga mengandung radioaktif di Perumahan Batan Indah Blok A no. 22. ( Foto: istimewa )
Farouk Arnaz / FMB Jumat, 28 Februari 2020 | 21:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — SM, pegawai Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), yang diduga pemilik zat radioaktif Caesium-137 di Perumahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan berpotensi dijadikan tersangka.

“Terhadap SM masih dalam proses penyelidikan dengan status saksi. SM berpotensi melanggar hukum karena telah menyimpan zat radioaktif CS 137 dan beberapa zat lainnya secara ilegal,” kata Kabag Penum Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri Jumat (28/2/2020).

Apabila terjadi pelanggaran hukum dia diancam dengan Pasal 42 dan Pasal 43 uu No. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran dengan hukuman penjara 2 tahun dan denda Rp 100 juta.

Seperti diberitakan beberapa hari lalu Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Batan, dan penyidik menggeledah sebuah rumah milik pegawai Batan berinisial SM. Dia tercatat masih pegawai aktif Batan dan akan memasuki masa purnabakti pada bulan Mei nanti.

Bahan kimia yang ditemukan di rumahnya merupakan bahan kimia yang diduga radioaktif Cs 137. Bahan ini tengah diperiksa di laboratorium Batan. Ada indikasi penemuan zat radioaktif ini berkorelasi dengan zat radioaktif yang ditemukan di tanah kosong di Batan Indah.



Sumber: BeritaSatu.com