Ikuti Arahan Jokowi, Anies Minta Warga DKI Tinggal di Rumah

Ikuti Arahan Jokowi, Anies Minta Warga DKI Tinggal di Rumah
Anies Baswedan. (Foto: Antara)
Yustinus Paat / FER Minggu, 15 Maret 2020 | 15:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau seluruh masyarakat tetap tenang dan tidak panik menghadapi penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia. Jokowi mengimbau masyarakat untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah di rumah.

Baca: Jokowi Imbau Bekerja dan Belajar dari Rumah

"Kepada seluruh rakyat Indonesia, saya harap tenang, tidak panik, tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran Covid-19 ini bisa kita hambat dan kita setop," kata Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020).

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengingatkan orang tua dan siswa di DKI Jakarta untuk tidak menganggap penutupan sekolah selama dua pekan sebagai masa liburan.

Menurut Anies, penutupan sekolah tersebut ditujukan agar para siswa tidak berpergian dan melakukan aktivitas belajar di rumah.

Baca: Hindari Virus Corona, Anies Keluarkan 7 Imbauan

"Ditiadakannya kegiatan belajar di sekolah, ditiadakannya perkuliahan di kampus, jangan dianggap sebagai masa liburan. Tujuannya adalah agar semua kita bisa berada di rumah," ujar Anies.

Orang tua, kata Anies, harus bisa memastikan anak-anaknya tidak bepergian ke tempat-tempat yang berpotensi menular virus corona, seperti kawasan yang banyak pengunjung. Termasuk, kata Anies, berpergian ke luar kota. "Jadi jangan bepergian, jangan membuat kegiatan bersama di luar rumah walaupun sekolah tidak berkegiatan," tandas Anies.

Sebelumnya, Anies memutuskan untuk meliburkan aktivitas sekolah di Jakarta selama 2 pekan. Selain sekolah, tempat kursus, pendidikan nonformal dan informal juga ditutup dan melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah.



Sumber: BeritaSatu.com