Mulai Kamis, Transjakarta Hanya Melayani Pembayaran Non-Tunai

Mulai Kamis, Transjakarta Hanya Melayani Pembayaran Non-Tunai
Sejumlah penumpang menaiki bus Transjakarta di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. (Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao)
Yustinus Paat / FMB Rabu, 18 Maret 2020 | 13:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Nadia Diposanjoyo mengatakan pihaknya akan menutup semua bentuk transaksi dengan menggunakan uang tunai dalam aktivitas isi ulang atau top up uang elektronik, serta pembelian kartu perdana di seluruh halte Bus Rapid Transit (BRT) untuk sementara waktu. Penutupan ini akan mulai berlaku besok, Kamis (19/3/2020).

"Kebijakan tersebut diambil sebagai salah satu upaya menghambat penularan virus corona Covid-19, khususnya di transportasi publik," kata Nadia, Rabu (18/2/2020).

Pelanggan yang ingin menggunakan layanan Transjakarta, kata Nadia, harus memastikan saldo uang elektronik atau kartunya cukup. Bagi yang ingin melakukan isi ulang atau top up, kata dia bisa menggunakan debit yang dilakukan di halte seperti biasanya.

"Namun hanya berlaku untuk bank tertentu saja seperti BCA, Mandiri dan BNI. Bentuk pengisian ulang lain bisa dilakukan melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) atau di minimarket terdekat," ungkap dia.

PT Transjakarta, lanjut Nadia, terus mengimbau kepada masyarakat untuk membatasi perjalanan dan menjaga jarak di tempat umum termasuk di transportasi publik.

"Transjakarta menghimbau masyarakat untuk tetap membatasi perjalanan yang benar-benar diperlukan, selalu jaga kesehatan dan ikuti arahan petugas saat menggunakan layanan Transjakarta," pungkas Nadia.



Sumber: BeritaSatu.com