Imbas Kerja dari Rumah, Volume Kendaraan di Jakarta Turun 25%

Imbas Kerja dari Rumah, Volume Kendaraan di Jakarta Turun 25%
Kondisi arus lalu lintas di Traffic light Matraman Jaktim terpantau ramai lancar, Kamis, 19 Maret 2020. ( Foto: TMC Polda Metro Jaya )
Bayu Marhaenjati / CAH Kamis, 19 Maret 2020 | 17:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mencatat terjadi penurunan volume kendaraan sebesar 25 persen di Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat, terkait kebijakan bekerja di rumah.

"Ya terjadi penurunan volume kendaraan," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnoma, Kamis (19/3/2020).

Dikatakan Sambodo, volume kendaraan bermotor yang melalui Jalan Jenderal Sudirman menuju MH Thamrin pada Rabu (11/3/2020) tercatat berjumlah 60.864 kendaraan. Sementara, pada Rabu (18/3/2020) kendaraan yang melintas sebanyak 45.116.

"Terjadi penurunan volume kendaraan bermotor sekitar 25 persen," ungkapnya.

Sambodo menyampaikan, arah sebaliknya -Jalan MH Thamrin menuju Jalan Jenderal Sudirman, juga mengalami penurunan sekitar 23 persen dalam kurun waktu yang sama.

"Rabu (11/3/2020) berjumlah 28.170, Rabu (18/3/2020) jumlahnya 21.585, mengalami penurunan 23%," katanya.

Sementara itu, guna mengantisipasi penyebaran virus corona, Ditlantas Polda Metro Jaya untuk sementara akan meniadakan kegiatan razia di lapangan agar menghindari kontak fisik antara anggota dengan masyarakat, sehingga mengurangi risiko penularan virus corona.

"Seperti razia maka dihentikan dulu sementara," katanya.

Selain untuk menghindari kontak fisik anggota dengan masyarakat, penghentian sementara razia juga dilakukan agar tidak terjadi penumpukan orang pada saat sidang tilang. Diketahui, pemerintah telah menerapkan social distancing atau jaga jarak sebagai bagian antisipasi penyebaran virus corona.

Polisi mengedepankan empati kepada masyarakat di tengah wabah corona. Kendati demikian, pelanggaran yang membahayakan akan tetap ditindak, semisal melawan arus, menerobos jalur busway, tidak menggunakan helm, dan lainnya.

"Kami berharap masyarakat tetap mematuhi aturan yang ada, dan tertib berlalu lintas," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com