Pemkot Depok Gelar Rapid Test Covid-19 di Alun-alun

Pemkot Depok Gelar Rapid Test Covid-19 di Alun-alun
Wali Kota Depok Mohammad Idris (kiri) menggelar konferensi pers terkait corona, Senin (2/3/2020) di Balai Kota Depok ( Foto: Suara Pembaruan / Bhakti Hariani )
Bhakti Hariani / FER Senin, 23 Maret 2020 | 17:59 WIB

Depok, Beritasatu.com - Pemkot Depok akan menggunakan alun-alun kota sebagai lokasi rapid test covid-19 bagi para orang dalam pemantauan (ODP) dan juga bagi para tenaga kesehatan dimana ODP tersebut diperiksa.

Baca Juga: RSUD Depok Tampung PDP Sedang dan Ringan

Sedangkan pemeriksaan rapid test bagi pasien dalam pengawasan (PDP) akan dilakukan secara mobile di rumah sakit yang merawat PDP. Tak hanya PDP tapi juga para tenaga medis yang terlibat di dalamnya.

Keputusan penggunaan alun-alun dan secara mobile ini diambil Wali Kota Depok Mohammad Idris setelah tak kunjung mendapatkan lampu hijau terkait penggunaan Stadion Pakan Sari sebagai lokasi rapid test oleh Bupati Bogor Ade Yasin. Padahal hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat.

"Kami ambil langkah taktis. Kami putuskan gunakan alun-alun bagi ODP dan bagi PDP akan didatangi ke rumah sakit," ujar Idris, di Depok, Jawa Barat, Senin (23/3/2020).

Baca Juga: 150.000 Rapid Test Covid-19 Siap Didistribusikan

Lebih lanjut dipaparkan wali kota, terkait rumah sakit rujukan, selain RSUD Depok, Pemkot Depok mendedikasikan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) sebagai rumah sakit untuk merawat pasien terkonfirmasi positif covid-19 dan pasien dalam pengawasan (PDP). Sedangkan RSUD Depok merawat PDP dengan status ringan dan sedang.

Untuk pemenuhan kebutuhan dalam penanganan Covid-19, Idris mengatakan, telah menganggarakan Rp20 miliar. Dana tersebut berasal dari anggaran biaya tidak terduga (BTT).

"Semoga seluruh upaya yang dilakukan Pemkot Depok dapat maksimal dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona," ujar Idris.



Sumber: BeritaSatu.com