DPRD Gelar Pemilihan Wagub DKI 27 Maret

DPRD Gelar Pemilihan Wagub DKI 27 Maret
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi (tengah) bersama sejumlah pimpinan DPRD dalam rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Yustinus Paat / FER Selasa, 24 Maret 2020 | 20:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Panitia Pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Basri Baco mengatakan, rapat paripurna dengan agenda pemilihan Wagub DKI Jakarta akan digelar pada Jumat (27/3/2020).

Baca: 2 Suspect Virus Corona, 106 Anggota DPRD DKI Tes Kesehatan

Rapat paripurna ini tetap digelar di tengah wabah virus corona, karena berdasarkan permintaan dari mayoritas fraksi yang ada di DPRD DKI.

"Jumat (27/3/2020) besok pemilihannya, pukul 13.00 WIB. Hal itu berdasarkan permintaan mayoritas fraksi," ujar Basri saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (24/3/2020).

Padahal, rapat paripurna ini sebelumnya sempat tertunda dari jadwal yang ditetapkan, yakni Senin (23/3/2020). Adapun alasan penundaan, karena kasus wabah virus corona atau Covid-19 terus meningkat di Jakarta.

Baca: Ahmad Riza Patria Harap Wagub DKI Dilantik Maret Ini

Basri mengatakan, mayoritas fraksi DPRD menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membutuhkan wakil gubernur sesegera mungkin. Keberadaan wagub, dinilai akan mempermudah kerja-kerja Anies terutama dalam menanggulangi wabah virus corona di Jakarta.

"Jadi permintaan mayoritas fraksi minta ke pimpinan soal pemilihan, pimpinan menyampaikan ke Panlih, dengan situasi seperti ini gubernur perlu pendamping," tegas Basri.

Basri mengatakan,  pada Kamis (26/3/2020) DPRD DKI akan menggelar rapat badan musyawarah (Bamus) untuk membahas pemilihan wagub tersebut. Namun, secara umum, teknis pemilihan akan dihadiri tidak lebih dari 200 orang, tidak ada sesi tanya jawab kepada calon wagub, rapat dihadiri oleh calon wagub dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diundang.

Baca: Pemilihan Wagub DKI Digelar Tertutup

"Enggak ada (tanya jawab), langsung Pemilihan. Visi misi berbentuk tutorial, atau live streaming. Intinya paripurna itu hanya pemilihan, dua cawagub juga hadir, gubernur diundang. Untuk teknis pemilihan, one man one vote dan tertutup," pungkas Basri.



Sumber: BeritaSatu.com