Wisma Altet Hanya Terima Pasien Covid-19 Berusia di Atas 15 Tahun

Wisma Altet Hanya Terima Pasien Covid-19 Berusia di Atas 15 Tahun
Petugas mempersiapkan alat medis di RS Darurat Covid-19, kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu, 22 Maret 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Hotman Siregar / AO Kamis, 26 Maret 2020 | 13:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 Wisma Atlet berbeda dengan RS lain. Pasien yang diterima di RS yang khusus menangani pasien terinfeksi virus corona itu adalah yang berusia di atas 15 tahun, sehingga untuk pasien anak-anak tidak diterima di RS itu.

“Kriteria pertama itu adalah orang dalam pengawasan (ODP) yang berusia lebih dari 60 tahun dan pasien dalam pengawasan (PDP) dengan keluhan ringan, sesak ringan, dan berusia lebih 15 tahun. Apabila gejala ringan dan ada penyakit komplikasi yang lain, maka akan dirujuk ke RS lain. RS ini tidak didesai menangani penyakit-penyakit yang lain selain Covid-19,” kata Pemimpin Rumah Sakit Darurat Covid-19 yang juga Pangdam Jaya Mayjen Eko Mardiyanto dalam konferensi pers kesiapan RS Darurat Covid-19 di Media Center Badan Nasional Penangguangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (26/3).

Dijelaskan, RS Darurat Wisma Atlet khusus menangani pasien Covid-19 dengan menggunakan sistem pelayanan save handling atau sistem visit video call. “Kemudian, save karantina berupa limitasi kontak dengan petugas. Apabila kondisi pasien memberat, maka dia akan dirujuk ke RS rujukan,” kata Eko.

Menurut Mayjen Eko, sudah ada beberapa pasien yang datang dan kemudian dirujuk ke rumah sakit lain. Dia menegaskan, desain awal RS Wisma Atlet hanya untuk menampung pasien yang ada di Jabodetabek. Namun, pada kenyataanya, ada pasien dari Surabaya dan Semarang yang datang dan tetap diterima.

RS Darurat Wisma Atlet, kata Eko, didirikan untuk menangani pasien Covid-19 dengan kategori ringan dan sedang. Untuk pasien dengan kondisi berat akan dirujuk ke RS yang menjadi rujukan, seperti RSPI Sulianto Saroso atau RS Persahabatan.

Kapasitas yang tersedia saat ini di RS Wisma Atlet baru tersedia di dua tower. Salah satu tower, yakni Tower 7 sudah beroperasi dan dapat menampung 1.700 pasien. Sementara, Tower 6 dapat menampung 1.300 pasien. Dengan demikian, ujarnya, total 3.000 pasien yang bisa ditampung di Wisma Atlet Kemayoran.

“Kalau situasi bertambah buruk atau ada tambahan pasien baru, maka kita bisa menggunakan dua tower lagi, yakni Tower 4 dan 5,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com