Anies Ubah Hotel Grand Cempaka untuk Istirahat Tenaga Medis Covid-19

Anies Ubah Hotel Grand Cempaka untuk Istirahat Tenaga Medis Covid-19
Anies Baswedan. (Foto: Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun )
Asni Ovier / AO Kamis, 26 Maret 2020 | 14:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah Hotel Grand Cempaka Business sebagai tempat beristirahat bagi para tenaga medis yang menangani pasien terinfeksi virus corona (Covid-19). Hotel Gran Cempaka Business merupakan BUMD milik DKI Jakarta.

"Tenaga medis yang mengurusi pasien Covid-19 adalah pejuang yang tugasnya terberat dan paling berisiko terpapar. Wajahnya tertutup masker, tetapi perannya terlihat dengan nyata. Mereka harus kita dukung penuh. Mulai hari ini, Hotel Grand Cempaka Business milik BUMD PT Jakarta Tourisindo, diubah dan dioperasikan sebagai tempat peristirahatan bagi para tenaga medis di Jakarta yang sedang berjuang keras mengalahkan wabah Covid-19," tulis Anies Baswedan dalam akun resmi Instagram-nya, Kamis (26/3/2020).

Anies juga menambahkan bahwa sebanyak 220 kamar berisi 414 tempat tidur di hotel tersebut telah disiapkan. Para tenaga medis juga disiapkan tempat yang nyaman dan makanan.

"Dalam waktu dekat tiga hotel milik BUMD DKI juga akan segera menyusul, dengan jumlah total 261 kamar tambahan dan 361 tempat tidur. Seluruh fasilitas pendukung di dalamnya disiapkan khusus untuk melindungi dan melayani para tenaga medis," kata Anies.

Gubernur DKI Jakarta mengatakan, setiap kamar dibersihkan dengan disinfektan secara rutin, makanan disediakan dalam kotak, dan disediakan bilik disinfektan. Selain itu, sebanyak 15 bus TransJakarta dan 50 bus sekolah dioperasikan khusus untuk antar jemput.

"Hari ini, sebanyak 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu mulai menempati Hotel Grand Cempaka Business. Ratusan lainnya akan segera menyusul. Mereka turun berjuang melayani warga Jakarta dalam masa sulit, dan siap menghadapi tantangan berat dengan risiko sangat tinggi. Dukungan dari kita semua, semoga dapat meringankan beban para pejuang kemanusiaan ini. Tak lupa kita terus doakan agar Allah SWT terus melindungi mereka, memberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas mulia ini," kata Anies, seperti dikutip Antara.

Dikatakan, berbagai pihak turut membantu memberi dukungan. Dompet Dhuafa dan Pasar Jaya menyediakan bilik disinfektan, donasi makanan berdatangan dari Foodstation Jakarta, Susu Diamond, Bank DKI, Perkumpulan Jasa Boga Indonesia, Terra Restaurant, dan dari individu seperti Ibu Juliana. Pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan terima kasih atas kolaborasi ini.

"Jangan biarkan tenaga medis bertarung sendirian di garda terdepan. Ini kerja bersama, kerja kolosal, dan semua perlu terlibat. Mari kita dukung, mari kita bantu," ujar Gubernur DKI Jakarta tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com