Area Puncak Mulai Disemprot Disenfektan

Area Puncak Mulai Disemprot Disenfektan
Petugas Damkar Ciawi melakukan penyemprotan disinfektan di area Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor, Kamis, 26 Maret 2020. (Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale)
Vento Saudale / CAH Kamis, 26 Maret 2020 | 15:26 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Sebanyak 12.000 liter cairan disinfektan disiapkan unit Pemadam Kebakaran Ciawi untuk dilakukan melakukan penyemprotan di beberapa titik lokasi umum. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona (covid-19) di di area Puncak.

Kepala Damkar Ciawi Nendri menuturkan, 12.000 cairan disinfektan disiapkan untuk disemprotkan di beberapa titik di sepanjang ruas jalan Ciawi hingga Gadog, Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Pemkot Bogor Mulai Lakukan Penyemprotan Disinfektan

"Kami sudah melakukan penyemprotan di beberapa titik di Ciawi dan akan berlanjut di area Gadog. Setiap titik kita semprotkan sekitar 3.000 liter disinfektan," papar Nendri.

Kegiatan penyemprotan, lanjut Nendri, akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan. Setiap penyemprotan Damkar Ciawi menyiapakan sekitar 12.000 cairan disinfektan. Apapun, bahan disinfektan yang digunakan Damkar Ciawi telah disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.

"Penyemprotan terus berlanjut hingga Minggu besok. Lokasi selanjutnya, area Megamendung dan Cisarua. Sebanyak 30 personil pun dilibatkan dalam kegiatan penyemprotan disenpektan," katanya.

Baca JugaKLB Corona, Belajar di Rumah bagi Pelajar Kota Bogor Diperpanjang

Nendri menjelaskan disinfektan merupakan suatu pencegahan dari berbagai jenis organisme berbahaya, baik virus dan bakteri maupun jamur, yang bisa menyebabkan penularan penyakit. Penyemprotan disinfektan untuk mencegah semua hal itu

“Agar baik rumah maupun tempat-tempat seperti masjid juga kita lakukan dalam rangka pencegahan. Takutnya dalam lokasi tersebut sudah ada virus yang menempel ataupun sudah terbawa melalui diri kita sendiri, makanya kita lakukan pencegahan dengan memutus mata rantai sehingga tidak ada lagi yang terpapar oleh virus ini,” kata Nendri.



Sumber: BeritaSatu.com