Penderita Corona di Bekasi Terbanyak Berasal dari Jatisampurna dan Medansatria

Penderita Corona di Bekasi Terbanyak Berasal dari Jatisampurna dan Medansatria
Petugas medis menunjukan hasil usai melakukan proses rapid test atau tes cepat massal virus corona (Covid-19) bagi tenaga medis kota Bekasi, di Stadion Patriot Chandrabaga (PCB), Bekasi, Rabu, 25 Maret 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao )
Mikael Niman / CAH Kamis, 26 Maret 2020 | 17:40 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendata warga yang terjangkit virus corona (Covid-19), berada di Kecamatan Jatisampurna dan Medansatria. Dari kedua kecamatan ini, warga yang terpapar virus corona sebanyak delapan orang atau masing-masing kecamatan sebanyak empat orang.

Sedangkan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) terbanyak berada di Kecamatan Bekasi Timur sebanyak 82 orang dengan rincian, 64 ODP dan 18 PDP. Data tersebut diambil dari setiap Puskesmas yang ada di Kota Bekasi.

Menyikapi hal ini, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, mengatakan pihaknya akan mengambil langkah-langkah untuk menyediakan ketersediaan tempat tidur di rumah-rumah sakit rujukan Covid-19.

Baca JugaIni Upaya Kota Bekasi Tekan Penyebaran Covid-19

“Tren ini semakin meningkat, kita akan berkoordinasi dengan rumah sakit swasta maupun RSUD Kota Bekasi untuk optimalisasi tempat tidur bagi pasien,” ujar Tri Adhianto, Kamis (26/3/2020).

Dia menegaskan, meski ada tren kenaikan angka ODP dan PDP serta positif corona di Kota Bekasi, belum ada warga yang meninggal karena terjangkit virus corona. “Kemarin sempat beredar data yang kebenarannya belum terkonfirmasi. Jadi, yang meninggal dalam kondisi PDP juga bukan karena virus corona, mungkin disebabkan penyakit lain,” tuturnya.

Hingga saat ini, warga yang terkonfirmasi positif corona berjumlah 15 orang. Selengkapnya, dapat dilihat di website: corona.bekasikota.go.id.

Sementara itu, hari kedua pelaksanaan tes cepat virus corona di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi Selatan, menyasar para tokoh agama, tokoh masyarakat dan para lurah dan camat se-Kota Bekasi, Kamis (26/3/2020).

Baca JugaPemkot Bekasi Lakukan Rapid Test Covid-19 di Stadion Patriot

Hasil tes akan diumumkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sedangkan Pemkot Bekasi tidak berwenang.

“Hasil tes yang mengumumkan nanti Pak Gubernur. Saya tidak berhak. Saat ini, hasil tes sedang direkap,” kata Wali Kota Rahmat Effendi.

Pengambilan sampel darah untuk masyarakat umum, secara rumah ke rumah (door to door) sudah selesai pada Rabu (25/3/2020) pukul 18.00 WIB kemarin.

Hasil tes darah akan dibawa Rahmat Effendi untuk diberikan kepada Pemprov Jawa Barat, Jumat (27/3/2020). 

 



Sumber: BeritaSatu.com