Anies: Warga DKI Semakin Sadar Terapkan Physical Distancing

Anies: Warga DKI Semakin Sadar Terapkan Physical Distancing
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajarannya memberikan keterangan pers di Balai Kota, Jakarta, Kamis 26 Maret 2020. (Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)
Yustinus Paat / FER Kamis, 26 Maret 2020 | 18:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengapresiasi warga DKI Jakarta yang semakin sadar dan tertib dalam menjalankan jaga jarak fisik atau physical distancing untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). Salah satu wujudnya, semakin banyak warga yang terapkan imbauan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Baca Juga: Pemerintah Serukan Physical Distancing

"Secara umum di Jakarta suasana jalan raya lengang. Artinya, masyarakat semakin menyadari pentingnya untuk tetap berada di rumah. Saya apresiasi pada semua yang memilih untuk tetap berada di rumah ketika bisa dikerjakan pekerjaannya dari rumah," ujar Anies saat konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Contoh lain, kata Anies, pelanggan atau pengguna transportasi publik seperti Transjakarta, MRT dan LRT sudah berkurang. Selain itu, kata dia, pelanggan juga tertib dan disiplin mengantre dan duduk sesuai dengan arahan petugas.

"Alhamdulillah antreannya berjalan dengan baik, disipilin. Di dalam gerbong pun begitu. Anda bisa lihat gerbong MRT diberi tanda di kursinya mana yang boleh dan yang tidak. Pendisiplinan juga dilakukan, penjagaan di luar halte maupun di luar stasiun," ungkap dia.

Baca Juga: 50 Orang Tenaga Medis di Jakarta Terpapar Corona

Lebih lanjut, Anies mengaku pembatasan-pembatasan yang dilakukan selama ini bersifat imbauan. Termasuk, kata dia, imbauan tidak pulah kampung atau keluar Jakarta untuk mencegah penularan virus corona.

"Secara imbauan saya sudah menyampaikan dua minggu lalu jangan pulang kampung, jangn meninggalkan Jakarta demi kebaikan seluruh masyarakat. Jadi bukan hanya memikirkan diri sendiri tapi juga seluruh masyarakat," tutur dia.

Meskipun demikian, Anies menilai, masih ada sejumlah pihak yang mengabaikan imbauan Pemprov DKI. Saat ini, kata dia, pemprov sedang membahas kemungkinan ada langkah yang lebih kuat secara hukum untuk memaksa warga melakukan physical distancing.

Baca Juga: Semua Kerumunan Warga Akan Ditindak Tegas

"Nanti kita akan bicarakan sama-sama di gugus tugas langkah-langkah hukum yang bisa kita lakukan sehingga kita bisa mengerjakan dengan dasar yang kuat," pungkas Anies.



Sumber: BeritaSatu.com