Positif Virus Corona, Dokter di Bogor Meninggal Dunia

Positif Virus Corona, Dokter di Bogor Meninggal Dunia
Ilustrasi pasien yang diduga terinfeksi virus "corona". ( Foto: Antara )
Vento Saudale / FMB Sabtu, 28 Maret 2020 | 12:35 WIB

Bogor, Beritasatu.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor berduka, salah satu pejabat kepala bidang dinkes YBS meninggal dunia usai menjalani perawatan di ruang isolasi virus corona (Covid-19) RSUD Kota Bogor. Sebelumnya, dokter berusia 50 tahun itu sempat menjemput dan mengecek kesehatan Wali Kota Bima Arya.

Almarhum YBS diduga terpapar corona dari klaster Turki atau rombongan kunjungan kerja Bima Arya ke Turki dan Azerbaijan beberapa pekan lalu. Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim pun tidak menampik, bahwa almarhum merupakan pasien dari klaster Bima Arya.

“Betul. Klaster Turki,” ungkap Dedie Rachim mengkonfirmasi, Sabtu (28/3/2020).

Sebelumnya, almahirm dikabarkan sempat ikut menjemput Wali Kota Bogor Bima Arya di Bandara Soekarno Hatta usai kunjungan ke Azerbaijan dan Turki pada 16 Maret 2020. Selain menjemput, almarhum juga merupakan tim pengecekan kesehatan rombongan itu.

Kata Dedie, almarhum diketahui positif terpapar Covid-19 melalui hasil swab dua hari lalu, sedangkan sebanyak 12 orang lainnya dinyatakan negatif.

Sebagaimana diketahui, Wali Kota Bima Arya dinyatakan mengidap virus corona setelah pulang dari bepergian ke luar negeri yaitu Turki dan Azerbaijan.

Sebelumnya, dari data yang dirilis, Jumat (27/3/2020) jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Bogor sebanyak 589 orang dan 45 orang dianggap sehat, lalu sisanya 544 orang masih dipantau.

Sedangkan untuk pasien dalam pemantauan (PDP) sebanyak 37 orang, sudah dinyatakan sehat enam orang, 24 orang masih dirawat, dan tujuh orang meninggal dunia.

Untuk jumlah positif terpapar corona 9 orang, 8 orang masih dirawat di rumah sakit dan satu orang meninggal dunia.

Jumlah itu bertambah dari hasil rekap Kamis (26/3/2020), jumlah OPD 567 orang, jumlah PDP 33 orang dan meninggal lima orang. Sedangkan jumlah positif tujuh orang dan meninggal satu orang.



Sumber: BeritaSatu.com