Isolasi Mandiri Dinilai Efektif, Jakarta Tidak Perlu Lockdown
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Isolasi Mandiri Dinilai Efektif, Jakarta Tidak Perlu Lockdown

Senin, 30 Maret 2020 | 13:08 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangam Gilbert Simanjuntak menilai, kebijakan physical distancing dan isolasi mandiri di Jakarta relatif berhasil dan efektif.

Oleh karena itu, kata Gilbert, Jakarta tidak perlu lagi lockdown.

“Butuh kesabaran saja untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Kebijakan isolasi mandiri sudah efektif, hanya perlu sedikit tekanan kepada mereka yang masih berkumpul," ujar Gilbert, Senin (30/3/2020).

Gilbert mengatakan, beberapa negara berhasil menekan laju penularan Covid-19 dengan lockdown. Namun, ada juga negara yang gagal menerapkan lockdown untuk meredam laju penularan Covid-19.

Menurut Gilbert, hal tersebut diakibatkan karena masyarakatnya tidak patuh untuk tinggal di rumah atau malah terjadi penjarahan.

"Kondisi di Jakarta adalah berbeda. Hampir seluruh masyarakat dengan sukarela melakukan isolasi mandiri. Gambaran yang lalu lalang di jalan disebabkan terpaksa pulang bekerja. Sedangkan yang masih berkumpul di gang-gang adalah masyarakat yang dengan sosial ekonomi rendah," ungkap mantan Wakil Rektor UKI ini.

Yang kasat mata terjadi di Jakarta sekarang, tutut Gilbert, adalah masyarakat sebagian besar sudah menimbun pangannya. Yang tidak menimbun, menurut dia, adalah mereka yang bekerja sebagai buruh harian, pedagang keliling, pedagang kaki lima, dan kaum difabel/cacat.

"Mereka ini yang layak dibantu dengan bantuan langsung atau operasi pasar melalui RT. Pangan buat mereka sesuatu yang mendesak untuk dibantu. Selain itu APD petugas medis masih sangat perlu diadakan," imbuh dia.

Lebih lanjut, Gilbert mengatakan, dengan adanya isolasi mandiri ini, hanya butuh kesabaran dan ketenangan dalam 2 sampai 3 minggu ke depan jumlah kasus Covid-19 menurun drastis. Pasalnya, virus ini tidak dapat hidup di luar manusia lebih dari 24 jam.

"Dengan selesainya inkubasi 14 hari pada pasien isolasi, maka jumlah kasus akan menurun drastis. Walau pun masih harus diwaspadai penyebaran sekunder, dimana perlu dievaluasi bahwa kasus baru tidak ada selama sedikitnya 2 minggu," tandas dia.

Gilbert juga mengungkapkan, strategi yang dapat diterapkan untuk menangani wabah ini, yaitu melakukan pendataan pasien demam, sesak, dan batuk melalui relawan, ke tiap rumah per RT. Pendataan ini dilakukan tiap hari, relawan cukup menggunakan masker dan sarung tangan saat memeriksa suhu tubuh.

"Pemda diharapkan melakukan program ini dengan dampak yang sangat baik. Hal ini dilakukan di Wuhan dan Singapura. Ketahanan pangan sendiri mencukupi, apalagi saat ini panen raya," pungkas Gilbert.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Bima Arya Langsung Jemput Warganya untuk Vaksin

Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kombes Susatyo menjemput para warga di pemukiman padat penduduk di di Kelurahan Tegallega, Bogor.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Akhmad Lafranta Siregar Terpilih Pimpin Kadin Jakarta Selatan

Akhmad Lafranta Siregar menegaskan kesiapannya mengemban tugas barunya menjadi ketua Kadin Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Hari Ini

Jakarta Barat dan Jakarta Timur bakal diguyur hujan dengan intensitas ringan, sedangkan hujan sedang terjadi di Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Kontrak Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Minta Pemprov DKI Serius Kelola Sampah

Kontrak Bantargebang sebagai TPST segera berakhir pada di Oktober 2021. DPRD DKI pun meminta Pemprov DKI serius menangani pengelolaan sampah.

MEGAPOLITAN | 24 September 2021

Pemprov DKI Surati Kemendikbudristek Minta Data 25 Klaster Covid-19 di Sekolah

Riza mengatakan hingga saat ini pihaknya masih meyakini proses PTM di sekolah-sekolah di Jakarta dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai Ciliwung, Pemprov DKI Ingatkan Warga Soal Makelar Tanah

Yusmada mengatakan pihaknya tengah berupaya maksimal agar pembebasan lahan di sungai Ciliwung dan sungai lainnya bisa selesai tahun 2021.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Dituduh Ancam Pakai Pistol, Ini Jawaban Wanita Anggota DPRD Kota Tangerang

Anggota DPRD Kota Tangerang Epa Emilia menanggapi berita pengeroyokan dan pengancaman terhadap seorang pria bernama Jopi Amir.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Dibayangi Klaster Covid-19, Disdik DKI Tetap Tambah 890 Sekolah Ikut PTM

Disdik DKI Jakarta menegaskan klaster Covid-19 di sekolah tidak akan memengaruhi rencana pihaknya menambahkan 890 sekolah mengikuti PTM terbatas.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Indonesia Pasti Bisa Resmikan Desa Kekebalan Komunal Banjarsari

Desa Banjarsari menjadi desa pertama yang tingkat vaksinasinya mencapai 100% di wilayah Kabupaten Bekasi.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021

Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Segel Bangunan Tak Miliki IMB

Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi menyegel SPBU dan tower BTS, karena tidak memiliki IMB.

MEGAPOLITAN | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Makalah Peneliti Tiongkok Sebut Covid-19 Menyebar di AS sejak September 2019

Makalah Peneliti Tiongkok Sebut Covid-19 Menyebar di AS sejak September 2019

DUNIA | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings