Pria Sakit di SPKT Polda Metro Alami Darah Tinggi Bukan Covid-19

Pria Sakit di SPKT Polda Metro Alami Darah Tinggi Bukan Covid-19
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.(ilustrasi) ( Foto: istimewa )
Bayu Marhaenjati / JAS Senin, 30 Maret 2020 | 23:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Seorang pria bernama Dandrid Selman Fandoe (54) mengalami sakit, kejang dan terkapar di lantai Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban bukan terjangkit virus corona (Covid-19) yang sedang mewabah, melainkan sakit darah tinggi dan diabetes.

"Bukan covid, tetapi darah tinggi dan punya gula (diabetes)," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Senin (30/3/2020).

Dikatakan Yusri, pihak Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya mulanya menerima laporan adanya orang sakit dari SPKT Polda Metro Jaya, sekitar pukul 13.30 WIB.

"Menurut informasi dari orang di sekitar pasien (korban), saat sedang berdiri di dekat SPKT, tiba-tiba pasien jatuh dan kejang, kemudian tidak sadarkan diri," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, hasil pemeriksaan awal tekanan darah korban sekitar 180/100. Selanjutnya, pihak SPKT menghubungi ambulans gawat darurat untuk mengevakuasi korban.

"Yang bersangkutan (korban) sudah dibawa ke Rumah Sakit Siloam Semanggi," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com