Dampak Corona, Ratusan Pekerja di Bandara Soetta Terkena PHK

Dampak Corona, Ratusan Pekerja di Bandara Soetta Terkena PHK
Suasana di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. ( Foto: BeritaSatu Photo/Danung Arifin )
Chairul Fikri / AB Rabu, 1 April 2020 | 07:23 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Wabah virus corona yang menyebar cepat di Indonesia berdampak pada sektor penerbangan. Jumlah penerbangan dikurangi dan penumpang pun sepi. Akibatnya, ratusan karyawan yang bekerja di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Hal tersebut memicu protes pegawai kontrak di PT Aerofood ACS Bandara Soekarno-Hatta yang disampaikan melalui Serikat Buruh Gerakan Buruh Katering (SB Gebuk) Bandara Soetta yang disampaikan kepada wartawan di Tangerang, Selasa (31/3/2020).

"Sejauh ini ada 445 buruh kontrak yang di-PHK oleh PT Aerofood ACS Bandara Soekarno-Hatta akibat penyebaran virus corona. Kami memprotes sikap anak perusahaan PT Garuda Indonesia atas kebijakan pemecatan pekerja itu,"  kata Ketua SB Gebuk.  

Menurutnya, perusahaan telah melanggar regulasi ketenagakerjaan karena semena-mena memperlakukan para buruh, terlebih pada masa sulit seperti saat ini.

"Pemecatan ini sepihak karena tidak sesuai dengan aturan UU Ketenagakerjaan yang berlaku. Kami menuntut dipekerjakan kembali atau mendapat hak pesangon yang dibayarkan sesuai aturan," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com