BPTJ Keluarkan Rekomendasi Pembatasan Transportasi Jabodetabek

BPTJ Keluarkan Rekomendasi Pembatasan Transportasi Jabodetabek
Ilustrasi kereta rel listrik. ( Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono )
Thresa Sandra Desfika / AB Rabu, 1 April 2020 | 21:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menerbitkan surat edaran terkait pembatasan transportasi umum dan kendaraan pribadi di wilayah Jabodetabek terkait pencegahan penyebaran pandemi virus corona.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemhub) Adita Irawati menjelaskan, BPTJ mengeluarkan Surat Edaran Nomor SE 5 BPTJ Tahun 2020 menyusul dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

"Surat edaran tersebut bertujuan memberikan rekomendasi kepada daerah apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), dapat melakukan pembatasan penggunaan moda transportasi untuk mengurangi pergerakan orang dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19," kata Adita dalam keterangannya, Rabu (1/4).

Sesuai dengan PP 21/2020, untuk dapat dikategorikan sebagai wilayah PSBB, lanjut Adita, daerah terlebih dahulu harus mendapatkan persetujuan dari menteri kesehatan.

"Dengan demikian jika belum secara resmi mendapatkan persetujuan menteri kesehatan mengenai status PSBB, daerah belum dapat melakukan pembatasan transportasi," kata Adita.



Sumber: BeritaSatu.com