Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pemprov DKI Beri Bantuan Alat Tes Cepat untuk Pemkot Bekasi

Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pemprov DKI Beri Bantuan Alat Tes Cepat untuk Pemkot Bekasi
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyerahkan bantuan alat tes cepat sebanyak 5.000 unit, 6.000 masker dan 10 alat penyemprot disinfektan kepada Pemkot Bekasi, Sabtu, 4 April 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Mikael Niman )
Mikael Niman / JAS Sabtu, 4 April 2020 | 19:56 WIB

Bekasi, Beritasatu.com – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyerahkan bantuan alat tes cepat (rapid test kit) sebanyak 5.000 unit, 6.000 masker dan 10 alat penyemprot disinfektan kepada Pemerintah Kota Bekasi. Penyerahan bantuan diterima langsung oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, di Pantai Indah Kapuk, Kota Tangerang.

Selain dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, secara terpisah Pemkot Bekasi juga menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Bantuan tersebut berupa 2.400 alat tes cepat. Rahmat Effendi menerima langsung bantuan dari perwakilan Gubernur DKI Jakarta di Posko Gugus Tugas Covid-19 Provinsi DKI Jakarta.

Ribuan alat tes cepat ini akan digunakan pekan depan untuk warga yang pernah berinteraksi langsung dengan orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

“Dengan pemberian bantuan berupa alat rapid test, masker, dan alat penyemprot disinfektan, semoga bermanfaat bagi warga Kota Bekasi. Kami bersyukur dan berterima kasih,” ujar Rahmat Effendi usai menerima bantuan, Sabtu (4/4/2020).

Dia mengatakan, status Kota Bekasi sudah mencapai level bencana, sehingga pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi pencegahan dan telah membuka posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan. Di posko ini, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto serta Sekretaris Daerah Kota Bekasi Reny Indrawati berkantor memantau perkembangan penanganan wabah corona.

Berdasarkan data terbaru dari website: corona.bekasikota.go.id tanggal 4 April 2020 jumlah ODP sebanyak 257 orang, PDP sebanyak 197, terkonfirmasi positif sebanyak 46 orang.

Rahmat juga menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Camat Bekasi Utara, Lukmanul Hakim, yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pedurenan, Kecamatan Mustikajaya. Lokasi ini diperuntukan bagi pasien corona yang meninggal dunia.

“Atas kepergian dari sahabat kita, pejabat terbaik yang telah mengabdi untuk masyarakat, masuk ke dalam surga Allah SWT, begitupun para keluarga yang ditinggal bisa sabar dalam menghadapi takdir Allah,” ungkapnya.



Sumber: BeritaSatu.com