Info Perampokan di Muara Karang Hoax

Info Perampokan di Muara Karang Hoax
Ilustrasi anti-"hoax". (Foto: Antara)
Bayu Marhaenjati / FMB Selasa, 7 April 2020 | 12:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Informasi disertai foto dan video tentang peristiwa perampokan serta pembunuhan tukang bakmi di Muara Karang, Jakarta Utara, beredar dan viral di jagat maya. Polisi memastikan kabar tersebut bohong alias hoax.

"Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat bahwa terdapat perampokan yang menyebabkan korban meninggal dunia adalah tidak benar. Informasi yang beredar tersebut menggunakan foto mayat perempuan yang meninggal karena sakit dan sebuah video proses penangkapan terhadap pelaku pencurian tanpa ada korban luka maupun meninggal dunia," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Selasa (7/4/2020).

Dikatakan Yusri, informasi yang viral di media sosial itu tertulis, "Di Muara Karang belakang Superindo ada Kejadian Pembunuhan Encim2 yang dibunuh Perampok tapi Skrg Pelakunya Sdh ditangkap. Encim tukang Bakmi di Pasar Muara Karang".

Yusri melanjutkan, pada informasi itu juga dilampirkan foto mayat perempuan, yang ternyata merupakan foto jenazah perempuan atas nama Tan Aloey (63), ibu rumah tangga, warga Jalan Muara Karang Elok X, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Meninggal dunia karena sakit pada tanggal 4 April 2020. Hasil olah TKP dan identifikasi tidak ditemukan tanda kekerasan dan pencurian," ungkapnya.

Sementara, video yang terlampir dalam informasi hoaks itu adalah rekaman penangkapan kasus pencurian di kediaman korban Bambang Suhendra, Jalan Muara Karang Blok Z 5, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat (3/4/2020). Tersangka yang ditangkap atas nama Wendi Raya Anggara.

"Dalam kasus pencurian itu tidak ada korban luka atau meninggal dunia," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com