PSBB di Jakarta Berlaku Mulai Jumat 10 April 2020

PSBB di Jakarta Berlaku Mulai Jumat 10 April 2020
Anies Baswedan. ( Foto: Antara )
Anselmus Bata / Yustinus Paat / AB Selasa, 7 April 2020 | 21:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Provinsi DKI Jakarta mulai memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai Jumat (10/4/2020). 

Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

"Kita akan melaksanakan PSBB sebagaimana digariskan menteri kesehatan, efektif mulai hari Jumat tanggal 10 April 2020 sampai 14 hari ke depan dan bisa diperpanjang," ujarnya.

Secara prinsip, kata Anies, PSBB sudah dijalankan Pemprov DKI selama tiga minggu belakangan ini. PSBB, antara lain dilakukan lewat bekerja dari rumah, belajar dari rumah, tidak melakukan kegiatan di tempat ibadah atau beribadah dari rumah, serta penutupan tempat hiburan dan wisata serta pembatasan layanan dan operasi transportasi publik.

"Jadi, yang kita lakukan mulai tanggal 10 April, utamanya pada komponen penegakan, karena akan disusun peraturan yang mengikat agar warga mengikuti," tegas Anies.

Dalam PSBB, kata Anies, tidak boleh ada kerumunan. "Kalau berkumpul lebih dari lima orang akan ditindak," katanya.

Waktu operasi angkutan umum juga dibatasi mulai pukul 06.00 WIB sampai 18.00 WIB.

"Tidak ada pembatasan untuk kendaraan pribadi dan juga tidak ada larangan keluar masuk ke Jakarta, hanya tetap memperhatikan physical distancing," katanya. 

Seluruh kegiatan perkantoran dan usaha dihentikan, kecuali untuk delapan sektor, yakni:

1. Kesehatan.
2. Pangan, makanan dan minuman.
3. Energi, yakni air, gas, listrik, dan pompa bensin.
4. Komunikasi, yakni jasa dan media komunikasi.
5. Keuangan dan perbankan, termasuk pasar modal.
6. Logistik dan distribusi barang.
7. Kebutuhan keseharian, retail, warung, dan toko kelontong.
8. Industri strategis.

"Pemprov DKI bersama dengan jajaran TNI dan Kepolisian, insyaallah kami akan mulai memfasilitasi distribusi sembako kepada masyarakat di kawasan padat dan masyarakat yang membutuhkan. Jadi masyarakat miskin dan rentan miskin akan kita distribusikan (sembako, Red), insyaallah mulai Kamis," pungkas Anies. 



Sumber: BeritaSatu.com