PSBB, DKI Minta Ojek Daring Tetap Bisa Angkut Penumpang

PSBB, DKI Minta Ojek Daring Tetap Bisa Angkut Penumpang
Pengojek dalam jaringan. (Foto: Antara)
Yustinus Paat / YUD Rabu, 8 April 2020 | 19:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada Presiden Joko Widodo agar ojek dalam jaringan (online) tetap bisa mengangkut penumpang selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta. Pasalnya, dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB, ojek online hanya diperkenankan mengangkut barang dan tidak diperkenankan mengangkut manusia.

"Kita sedang koordinasi dengan pusat terkait dengan pemberian izin pada ojek agar bisa beroperasi, kami sedang mendiskusikan itu," ujar Anies saat konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: PSBB, Grab Berharap Tetap Bisa Antar Penumpang

Anies mengaku sudah berkomunikasi dengan para operator ojek online yang menerangkan bahwa mereka telah memiliki mekanisme dan protap yang bisa mencegah penyebaran virus corona. Menurut para operator tidak masalah jika ojek tetap mengangkut penumpang dan barang.

Baca juga: PSBB di DKI Jakarta, Polda Metro Tegaskan Tidak Ada Penutupan Jalan

"Karena itu kita merasa ojek, selama mengikuti protap itu, bisa beroperasi, bisa mengangkut orang dan barang, kita sedang tunggu finalisasinya seperti apa sehingga nanti masuk dalam satu ketentuan yang sama," tandas dia.

Anies mengatakan, pihaknya menunggu penjelasan pemerintah terkait ojek online ini. Jika sudah mendapat penjelasan dari pemerintah pusat, maka pihaknya akan mencantumkan pengaturan tersebut dalam Peraturan Gubenur tentang pelaksanaan PSBB.

Baca juga: Pemberlakuan PSBB, Ini Waktu Operasional MRT

"Penyusunan Pergub sendiri praktis sudah selesai, hanya ada 1 hal yang masih menunggu karena kita sedang kordinasi dengan pusat terkait dengan pemberian izin pada ojek agar bisa beroperasi," pungkas Anies. 



Sumber: BeritaSatu.com