Polisi Telusuri Ambulans Diduga Buang APD ke Selokan di Jagakarsa

Polisi Telusuri Ambulans Diduga Buang APD ke Selokan di Jagakarsa
Alat pelindung diri. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / JAS Kamis, 9 April 2020 | 13:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rekaman video orang yang diduga membuang alat pelindung diri (APD) berupa jaket atau baju dan sarung tangan dari ambulans ke selokan, di Jalan RM Kahfi I, Jagakarsa, Jakarta Selatan, viral di media sosial.

Merespons hal itu, polisi melakukan pengecekan dan mendapatkan keterangan bahwa benar jaket dan sarung tangan diduga merupakan APD itu dibuang ke selokan. Kemudian, atas saran Kepala Puskesmas Jagakarsa dr. Dewi, APD itu dibakar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, berdasarkan keterangan saksi bernama Hamidah (50), ada dua mobil ambulans mirip mobil jenasah berhenti -penumpangnya tidak turun-, dan membuang baju diduga APD ke selokan, sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (7/4/2020) kemarin.

"Keterangan Ketua RW bapak Marullah, dia mendapatkan informasi dari anak-anak Karang Taruna, bahwa ada APD yang dibuang mobil ambulans di selokan dan dilakukan pengecekan. Kemudian langsung menghubungi Kepala Puskesmas dr Dewi, dan atas sarannya langsung dibakar. Sebelumnya disemprot disinfektan dan bensin dulu," ujar Yusri, Kamis (8/4/2020).

Yusri menyampaikan, rencana tindak lanjut anggota Reskrim Polsek Jagkarsa dan Polres Metro Jakarta Selatan, akan menelusuri dan mengecek apakah ada ambulans yang membuang baju diduga APD itu.

"Polisi meminta keterangan saksi dan akan menyisir ke puskesmas atau rumah sakit di wilayah Jagakarta dan Jakarta Selatan, untuk mengecek apa ada yang membuang baju APD di wilayah Jagakarsa," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com