Ratusan Ojol, Warga, dan PKL Terima APD dari Satgas Forkoma PMKRI

Ratusan Ojol, Warga, dan PKL Terima APD dari Satgas Forkoma PMKRI
Para pengemudi ojek online (ojol), warga, dan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Stasiun Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/4), sedang menerima alat pelindung diri (APD) dari Satgas Covid-19 Forkoma-PMKRI. ( Foto: Ist )
Heriyanto / HS Kamis, 9 April 2020 | 18:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ratusan pengendara ojek online (ojol), warga, dan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Stasiun Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, menerima alat pelindung diri (APD) berupa masker, sabun dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer), dan vitamin. Bantuan APD tersebut disalurkan alumni dan anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Forkoma-PMKRI.

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4), Koordinator Satgas Covid-19 Juventus Prima Kago menjelaskan distribusi APD tersebut dilakukan pada Rabu (8/4) kepada ratusan ojol, PKL, warga di sekitar Stasiun Gondangdia atau yang melintasi kawasan tersebut. Aktivitas tersebut akan rutin dilakukan sesuai dengan ketersediaan materi yang hendak disalurkan.

Dia menjelaskan pihaknya menyalurkan 150 botol hand sanitizer (ukuran 250 mililiter), 150 lembar masker, dan lebih dari 400 butir vitamin yang dikumpulkan dari para alumni dan berbagai pihak yang memberikan kepercayaan melalui PMKRI.

Ujang dan Pardi merupakan PKL yang merasakan sekali manfaat masker dan hand sanitizer yang disalurkan para mahasiswa itu. Demikian juga ratusan ojol yang sering mangkal di sekitar Stasiun Gondangdia menyampaikan terima kasih kepada PMKRI dan para alumni yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Forkoma-PMKRI.

“Kawan-kawan pengemudi ojol sangat terbantu dengan masker, hand sanitizer, dan vitamin. Beberapa kali tidak mengenakan masker maka penumpang biasanya tidak mau,” ujar salah satu pengemudi ojol.

Namun, kata dia, seiring dengan penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta, masker atau berbagai bantuan yang diterimanya bisa digunakan untuk keluarga para ojol tersebut.

Ketua PP PMKRI Periode 2020-2022 Benidiktus Papa menjelaskan bahwa aksi kepada PKL, ojol dan warga tersebut merupakan bagian dari solidaritas pencegahan pandemi Covid-19 yang sudah menimbulkan banyak korban jiwa. Gerakan kemanusian itu akan terus diperluas dalam rangka meringankan beban sesama saudara dan masyarakat Indonesia.

“Kami terus menggelorakan kerja-kerja kemanusiaan ini kepada seluruh jaringan PMKRI secara nasional. Tentu dengan tetap memegang protokol dan aturan yang ketat agar terhindar dari wabah virus Covid-19,” ujarnya.

Ketua Forkoma PMKRI Hermawi Taslim mengapresiasi kerja para mahasiswa tersebut sekalipun dengan segala keterbatasan. Untuk itu, dia berharap semakin banyak alumni ataupun pihak-pihak yang mau menyalurkan bantuan melalui Satgas Covid-19 Forkoma-PMKRI.

“Bagi yang mau menyumbangkan APD atau dalam bentuk lainnya seperti uang, makanan dan apapun yang bisa meringankan beban masyarakat, Satgas Covid-19 Forkoma-PMKRI selalu siap menyalurkannya. Standar penyaluran sesuai dengan protokol yang ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Seperti diketahui, sejak dibentuk pada Jumat (20/3) lalu, Satgas Covid-19 Forkoma-PMKRI menempati posko di Gedung Margasiswa 01, Jalan Sam Ratulangie 01, Menteng, Jakarta.



Sumber: BeritaSatu.com