Anies Terbitkan Pergub Pelaksanaan PSBB di Jakarta

Anies Terbitkan Pergub Pelaksanaan PSBB di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/3/2020). ( Foto: Dok )
Yustinus Paat / YUD Kamis, 9 April 2020 | 23:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Kamis (9/4/2020). Pergub ini terdiri dari 28 pasal yang mengatur semua kegiatan di DKI Jakarta baik kegiatan perekonomian, kegiatan sosial budaya, kegiatan keagamaan dan pendidikan.

Baca juga: PSBB, Pemkot Jakut Jamin Ketersediaan Bahan Pangan

"Di dalam Pergub ini ditetapkan pada prinsipnya seluruh masyarakat Jakarta selama 2 minggu ke depan, 14 hari ke depan diharapkan untuk berada di rumah, berada di lingkungan rumah dan mengurangi, meniadakan kegiatan di luar," ujar Anies saat konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/4/2020) malam.

Anies mengatakan hal tersebut dilakukan untuk memotong mata rantai penularan Covid-19 di Jakarta yang merupakan episenter dari masalah Covid-19. "Tujuan kita bukan bukan buat ajak semua orang di rumah, (tetapi) tujuannya untuk menyelammatkan diri kita, keluarga kita, tetangga kita, kolega kita dab membuat penyebaran virus ini terkendali," ungkap Anies.

Baca juga: PSBB, Operasional MRT Hingga Pukul 18.00

Dalam Pasal 3 Pergub 33 Tahun 2020 ini menyebutkan empat tujuan dari Pergub ini. Pertama, membatasi kegiatan tertentu dan pergerakan orang dan/atau barang dalam menekan penyebaran Covid-19. Kedua, meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran Covid-19.

Ketiga, memperkuat penanganan kesehatan akibat Covid-19. Dan keempat menangani dampak sosial dan ekonomi dari penyebaran Covid-19.

Baca juga: Pemda Wajib Penuhi Sejumlah Syarat Jika Ingin Ajukan PSBB

Sementara ruang lingkup Pergub ini sebagaimana diatur dalam Pasal 4 mencakup pelaksanaan PSBB; hak, kewajiban serta pemenuhan kebutuhan dasar selama PSBB; sumber daya penanganan Covid-19; pemantauan, evaluasi dan pelaporan; dan sanksi.

Sebagaimana diketahui, PSBB di Jakarta akan berlaku mulai tanggal 10 April hingga 23 April 2020.



Sumber: BeritaSatu.com