Kawal PSBB, Dishub Jaksel Kerahkan 162 Personel

Kawal PSBB, Dishub Jaksel Kerahkan 162 Personel
Rangkaian kereta MRT dan sejumlah kendaraan melintas di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2020). Pemprov DKI Jakarta mulai memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari dimulai pada 10 April hingga 23 April 2020. (Foto: Antara Foto / Sigid Kurniawan)
/ YUD Jumat, 10 April 2020 | 18:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Guna mengawal pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Jumat (10/4/2020), Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Selatan mengerahkan 162 personel.

"Setiap hari kita mengerahkan 162 personel yang akan melakukan pengamanan bersama tiga pilar (Polisi, TNI dan Pemda) di titik-titik pemeriksaan PSBB," kata Kasudin Perhubungan Jakarta Selatan Budi Setiawan di Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Budi mengatakan ada tiga titik pemeriksaan (check point) PSBB di wilayah Jakarta Selatan, yaitu persimpangan layang UI, Pasar Jumat dan di depan Universitas Budi Luhur Jalan Ciledug Raya.

Baca juga: Polri Tegaskan Seluruh Polda Bantu Pemda Terapkan PSBB

Setiap hari, lanjut dia, masing-masing titik pemeriksaan itu ada sembilan personel Sudin Perhubungan bersama Satlantas Polrestro Jakarta Selatan dan Satpol PP bertugas memantau.

Selain pemantauan di titik itu, personel juga dikerahkan di masing-masing kecamatan yakni terdapat lima orang anggota Sudin Perhubungan berpatroli di wilayah bersama-sama Satpol PP.

Baca juga: PSBB, Bandara Soetta dan Halim Tetap Beroperasi

"Patroli dilakukan untuk 10 kecamatan di Jakarta Selatan," katanya.

Menurut Budi, personel bertugas setiap hari selama 24 jam di titik pemeriksaan dan setiap kecamatan melakukan pemantauan dan pengawasan.

Personel Sudinhub juga melakukan penindakan bersama-sama Satlantas Polres Jakarta Selatan kepada masyarakat pelanggar PSBB.

Pelanggaran tersebut seperti tidak menggunakan masker dan sarung tangan bagi pengemudi sepeda motor, ojek daring membawa penumpang, serta angkutan roda empat melebihi ketentuan 50 persen dari daya tampung maksimum.

Baca juga: PSBB, Naik Mobil Pribadi Wajib Pakai Masker

"Untuk penindakan bekerja sama dengan Satlantas Polrestro Jakarta Selatan," kata Budi.

Budi menambahkan aturan berboncengan bagi pengendara motor milik pribadi boleh berboncengan penumpangan dengan syarat satu alamat.

"Iya boleh, itu sesuai arahan dari Kadis Perhubungan DKI Jakarta," katanya.

Budi pun mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti ketentuan yang diatur dalam pelaksanaan PSBB sehingga diharapkan pandemi Covid-19 dapat cepat diputus rantai penyebaran.

"Sehingga kita semua segera dapat beraktifitas normal kembali, perlu kerja sama semua pihak agar pandemi ini tidak berlarut-larut," kata Budi.



Sumber: ANTARA