Tertibkan Pelanggaran PSBB, Anies Lakukan Cara Persuasif

Tertibkan Pelanggaran PSBB, Anies Lakukan Cara Persuasif
PSBB di Jakarta Anies Baswedan Ingatkan Sanksi Bagi Pelanggar (Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV)
Yustinus Paat / YUD Jumat, 10 April 2020 | 21:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta pada hari pertama, Jumat (10/4/2020) berjalan baik. Terkait pelanggaran pada penetapan PSBB, Anies menyatakan melalukannya dengan cara persuasif.

Baca juga: PSBB, Polisi-Dishub Bangun 33 Check Point

Anies menyatakan bahwa pihaknya bersama aparat penegak hukum sudah mulai melakukan penertiban terhadap pelanggaran PSBB. Penertiban ini dilakukan mulai dari cara-cara yang persuasif agar masyarakat DKI mematuhi ketentuan-ketentuan PSBB.

“Penertiban kita mulai tapi persuasif kalau ada yang berkumpul diingatkan, patroli petugas Satpol PP, kepolisian, dan TNI juga semuanya berjalan,” terang Anies.

Baca juga: PSBB Bikin Bingung Penumpang KRL

Secara umum pelaksanaan PSBB pada hari pertama berlangsung dengan baik. Penilaian ini berdasarkan hasil pemantauan Anies ketika berkeliling di beberapa lokasi di Jakarta pada hari ini. 

“Alhamdulillah hari pertama PSBB sejauh ini berjalan baik, pembagian kebutuhan pokok untuk masyarakat prasejahtera juga berjalan dengan baik,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Selain itu, kata Anies, jalan raya di Jakarta relatif sepi dibandingkan hari-hari sebelumnya. Meskipun, Anies mengakui bahwa hari ini juga merupakan hari libur nasional yang mungkin bisa mempengaruhi suasana jalan yang sepi di Jakarta.

Baca juga: Kawal PSBB, Dishub Jaksel Kerahkan 162 Personel

“Nah, hari ini memang bersamaan dengan hari libur, jadi suasananya memang suasana yang lebih sepi. Nanti kita pantau besok seperti apa,” ungkap Anies.

Anies juga kembali mengimbau kepada warga DKI Jakarta agar tetap di rumah selama pelaksanaan PSBB. Kecuali kalau ada kegiatan-kegiatan yang penting atau mendesak, seperti untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Saya berharap semua masyarakat untuk berdiam di rumah, mari kita sama-sama sadari bahwa ini bukan soal tidak pergi. Ini soal memotong mata rantai virus,” pungkas Anies.



Sumber: BeritaSatu.com