Jakarta Sediakan Situs Edukasi Covid-19, Posko Kolaborasi, dan Lawan Hoaks

Jakarta Sediakan Situs Edukasi Covid-19, Posko Kolaborasi, dan Lawan Hoaks
Sejumlah karyawan pulang kerja di Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat, 17 April 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao)
Yustinus Paat / HS Sabtu, 18 April 2020 | 07:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta Atika Nur Rahmania mengatakan pihaknya telah menyediakan berbagai macam situs kanal informasi Covid-19 yang dapat diakses publik.

Menurut Atika, situs ini digunakan untuk mengakomodir informasi seputar layanan Pemprov DKI Jakarta terkait penanganan Covid-19.

"Ada banyak situs yang bisa diakses masyarakat. Seperti yang semua sudah tahu ada corona.jakarta.go.id. Situs tersebut sekarang makin berkembang dengan penambahan fitur-fitur baru sesuai perkembangan kasus," ujar Atika dalam keterangannya, Jumat (17/4/2020).

Selain itu, kata Atika, pihaknya telah membuat situs https://jdcn.jakarta.go.id untuk memfasilitasi kolaborator dalam memberikan bantuan dan kontribusi penanganan Covid-19.

Dalam situs tersebut, tutur dia, terdapat informasi titik penempatan posko, serta katalog logistik yang terus diperbarui. Terdapat pula nomor Chat Center untuk merespon pihak yang akan berkontribusi melalui nomor 081196000196 dan 081196000197.

"JDCN merupakan jejaring mitra pembangunan lokal dan internasional Jakarta untuk merumuskan dan mewujudkan solusi pembangunan kota melalui model kolaborasi yang berkelanjutan. JDCN menjadi wadah bagi kolaborator dan pemerintah provinsi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kota," ungkap Atika.

Atika mengatakan Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk tetap kritis terhadap berita yang diterima dan tidak mudah percaya dengan hoaks. Untuk memfasilitasinya, Pemprov DKI Jakarta menyediakan kanal resmi Jakarta Lawan Hoaks (Jalahoaks).

"Masyarakat dapat melakukan klarifikasi fakta sekaligus memantau isu potensi hoaks melalui media sosial Instagram, Facebook, dan Twitter dengan akun: @jalahoaks, serta website data.jakarta.go.id/jalahoaks, dan dapat melaporkan informasi yang bersifat provokatif, meragukan serta berpotensi sebagai hoaks melalui Chat Center dengan nomor Whatsapp 081350005331," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com