PSBB III DKI Diharapkan Mampu Akhiri Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PSBB III DKI Diharapkan Mampu Akhiri Covid-19

Jumat, 8 Mei 2020 | 10:18 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI tahap III (7-21 Mei 2020) diharapkan mampu mengakhiri penyebaran Covid-19. PSBB yang berlangsung enam pekan atau satu setengah bulan sudah sangat memukul perekonomian dan memicu tekanan jiwa warga Ibukota.

"Kita mendukung sepenuhnya PSBB tahap III ini. Namun, Pemprov DKI dan seluruh lapisan masyarakat harus benar-benar disiplin agar PSBB sukses memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujar Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, Jumat (8/5/2020).

Dia mengharapkan agar setelah 21 Mei 2020, pembatasan sosial sudah mulai dilonggarkan secara bertahap. Mal untuk menengah atas sudah bisa dibuka. Restoran dan salon sudah boleh dibuka.

"Tentu, disiplin jaga jarak, pemakaian masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak sosial dan fisik, dan penggunaan hand sanitizer tetap dipertahankan. Standar kesehatan ini harus tetap dipatuhi. Kami sebagai pengusaha, apa pun kebijakan itu kalau tujuannya demi menekan persebaran Covid-19, maka kami pasti akan mematuhinya," katanya.

Kunci sukses penerapan PSBB, menurutnya, adalah disiplin. Oleh karena itu, aparat pemerintah, anggota dewan, dan semua penyelenggara negara harus memberikan contoh. Tidak boleh ada kegiatan yang mengumpulkan orang lebih dari lima orang. Bekerja, belajar, dan berdoa dari rumah dilaksanakan dengan penuh disiplin.

Koordinasi pergerakan manusia harus dimulai dari RT dan RW. Setiap lurah harus mengkoordinasi RT-RW di wilayahnya dengan bantuan polisi dan TNI. Organisasi sosial di setiap kelurahan, seperti karang turuna, pemuda masjid, dan orang muda Katolik, dan sebagainya, perlu dikerahkan untuk mendisiplin warga.

Sarman mengatakan, saat ini, stamina dunia usaha sudah loyo dan pengusaha banyak yang sekarat. "Ada yang masih megap-megap. Belum tutup dan tetap berusaha dengan asumsi badai segera berlalu. Jika PSBB benar berakhir Mei, maka akan ada kembali kebijakan kebijakan yang membolehkan aktivitas bisnis kembali bergerak," ujar Sarman.

Dikatakan dia, Jakarta sebagai sebagai kota jasa maka modal utamanya adalah pergerakan ekonomi yang dilakukan manusia. "Makin banyak manusia bergerak, maka tumbuh aktivitas bisnis. Namun, kalau ruang gerak sempit, maka ruang bisnis mati," kata Sarman.

Menurut Sarman, sektor ekonomi menjadi titik utama yang harus dipulihkan setelah badai Covid-19 berlalu. Dibutuhkan pemikiran dan strategi yang tepat untuk pemulihan ekonomi.

Pemulihan Ekonomi
Sarman mengatakan, di luar Gugus Tugas Covid-19 maka dibutuhkan komite untuk menangani pemulihan perekonomian. Sarman mengusulkan agar dibentuk Komite Percepatan Pemulihan Perekonomian Nasional (KP3N) yang bertugas merumuskan langkah apa yang harus diambil pasca-Covid-19.

"Kita jangan diam saja menunggu selesai lalu baru berpikir apa yang harus dilakukan. Justru harus dari sekarang dipikirkan apa yang alan dilakukan. Libatkan unsur pengusaha, pengamat, dan juga pemerintah di dalamnya. Lebih ideal jika posisi ketuanya dijabat oleh ketua Kadin," ujar Sarman.

Pelibatan pengusaha, lanjut Sarman, adalah hal penting, pasalnya pengusahalah yang mengetahui keadaan riil di lapangan. Untuk urusan kebijakan fiskal dan stimulus maka bisa diserahkan kepada pemerintah.

Saat ini, apa yang diharapkan bisa untuk menggerakkan perekonomian Indonesia juga belum terwujud. Indikator ekonomi tumbuh, dipaparkan Sarman, yakni daya beli masyarakat, investasi, ekspor, dan belanja pemerintah.

"Apa yang kita harap saat ini bergerak? Tidak ada. Daya beli lemah karena banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK). Investasi sampai saat ini, investor masih wait and see. Ekspor tak bisa dilakukan karena banyak negara memberlakukan lockdown dan belanja pemerintah saat ini dialihkan untuk Covid-19 semua. Tidak ada proyek pembangunan," tutur Sarman, yang juga Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) Provinsi DKI Jakarta ini.

Dia menilai di sinilah pentingnya bagaimana menarik minat investor sebagai modal utama agar bersedia berinvestasi di Indonesia sehingga mendorong terbukanya lapangan kerja. RUU Cipta Kerja, menurut Sarman, harus segera diselesaikan karena ini mendorong pada terciptanya kemudahan perizinan yang juga dapat mendorong terealisasinya lapangan kerja.

Sementara itu, anggota DPRD DKI Jakarta Steven Setiabudi Musa menuturkan, protokol kesehatan harus tetap ditaati dan dipatuhi jika PSBB dihentikan. Selain itu, sektor perekonomian harus menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta agar sektor vital ini dapat segera pulih.

Berakhirnya PSBB nanti juga harus diikuti dengan strategi jitu yang harus dimiliki Pemprov DKI Jakarta untuk dapat memulihkan perekonomian di Jakarta. Pemprov DKI juga harus memahami perbedaan antara pembatasan dengan penutupan.

"Saat ini kan kebanyakan sektor usaha banyak yang ditutup begitu saja oleh Pemprov DKI tanpa berpikir bagaimana solusinya. Pertumbuhan ekonomi harus dipikirkan. Saat ini sudah down banget. Jangan sampai makin down. Pergerakan pergerakan pascaPSBB ini nantinya diharapkan menjadi baik dan mendorong pemulihan ekonomi," pungkas anggota Komisi B, bidang perekonomian ini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Program Nasional Sudah Dipertegas dalam Perpres Tata Ruang Jabodetabek-Punjur

Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur berperan sebagai alat operasionalisasi rencana tata ruang wilayah nasional, dan koordinasi pembangunan.

MEGAPOLITAN | 8 Mei 2020

Percakapan Terakhir Didi Kempot dengan Letjen Doni Monardo

Begitu muncul nama Didi Kempot, seisi ruang hening sejenak. Ada yang saling pandang.

MEGAPOLITAN | 8 Mei 2020

Agar Bansos Tepat Sasaran, Pemerintah Diminta Bekerja Lebih Keras Lagi

HMS Center melihat data penerima bansos ini belum akurat. Hal ini menimbulkan kegaduhan dan konflik lantaran meleset dari sasarannya.

MEGAPOLITAN | 7 Mei 2020

Anies Sebut DKI Siapkan Rp 5,032 Triliun untuk Tangani Covid-19

Anggaran tersebut juga akan digunakan untuk menyediakan bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19.

MEGAPOLITAN | 7 Mei 2020

Anies Baswedan Ungkap Langkah Pemprov DKI Cegah Warga Kelaparan saat PSBB

Anies Baswedan telah berinisiatif mendistribusikan bansos sebelum PSBB diberlakukan 10 April 2020 lalu.

MEGAPOLITAN | 7 Mei 2020

Roy Kiyoshi Diamankan Polisi Terkait Kasus Narkoba

Roy Kiyoshi masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim Narkoba Polres Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 7 Mei 2020

Grab Indonesia Siapkan Transportasi untuk Tenaga Medis Covid-19

Grab Indonesia bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif komitmen menyediakan sarana transportasi bagi tenaga medis.

MEGAPOLITAN | 7 Mei 2020

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Tunjangan Pejabat PDAM Bekasi Dipotong

Sebesar 50 persen tunjangan jabatan para pejabat Tirta Bhagasasi Bekasi, dipotong untuk membantu warga terdampak Covid-19.

MEGAPOLITAN | 7 Mei 2020

Tes PCR di Bekasi Diumumkan, Warga Positif Covid-19 Bertambah

Tiga orang pengguna KRL dari total 300 orang yang menjalani tes swab PCR secara acak di Stasiun Bekasi dinyatakan positif tarpapar Covid-19.

MEGAPOLITAN | 7 Mei 2020

PDAM Sumbang 10 Ton Beras untuk Warga Kota Bekasi

PDAM juga menyalurkan lima dus masker N-95 kepada petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi.

MEGAPOLITAN | 7 Mei 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS