Pemkot Tangerang Pastikan Tidak Ada Daging Oplosan

Pemkot Tangerang Pastikan Tidak Ada Daging Oplosan
Ilustrasi daging sapi. (Foto: Antara / Septianda Perdana)
/ BW Minggu, 17 Mei 2020 | 13:16 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang memastikan tidak ada daging oplosan di wilayahnya.

Kepastian tersebut berdasarkan hasil investigasi di lapangan dan sidak ke sejumlah rumah pemotongan hewan (RPH). Daging yang dijual di pasaran dalam kondisi aman untuk dikonsumsi dan tak ada pengoplosan.

"Untuk di Kota Tangerang, sejauh ini tidak ditemukan hal yang seperti itu. Jadi dipastikan daging aman, tetapi kami tetap melakukan investigasi terhadap hal tersebut," ujar Kepala Bidang Pertanian DKP Ibnu Ariefyanto dalam keterangannya, Minggu (17/5/2020).

Sebelumnya, ramai dalam pemberitaan bahwa ada penjualan daging sapi yang diketahui ternyata daging babi. Untuk memberikan rasa aman kepada warga, Dinas Ketahanan Pangan pun sudah melakukan sidak.

Dijelaskan, pengawasan terhadap RPH dilakukan untuk memastikan kualitas daging dan telur yang beredar di Kota Tangerang aman serta mencukupi untuk kebutuhan menjelang Idulfitri.

DKP sudah mengawasi delapan penjual telur di Jalan Cemara, menuju Pasar Periuk, Kelurahan Priuk Jaya, ke RPH Karawaci dan PT. Karya Anugerah Rumpin, yang berada di Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas.

"Pengawasan dilakukan dengan memeriksa kesehatan hewan, daging sapi dan pengawasan peredaran telur," katanya.

Dari hasil pengawasan stok daging di Kota Tangerang, terbilang aman meski sudah mulai mengalami kenaikan menjelang Idulfitri.

"Sementara untuk pedagang telur, kami edukasi agar tetap menjaga kualitas telur dan di level produsen kami larang untuk menjual telur infertil," ungkapnya.

Lebih lanjut Ibnu menjelaskan, pengawasan terhadap RPH dan pedagang telur akan terus dilakukan di kecamatan-kecamatan lainnya hingga menjelang Idulfitri mendatang.



Sumber: ANTARA