Hingga Senin, 1.222 Perusahaan Langgar PSBB
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Hingga Senin, 1.222 Perusahaan Langgar PSBB

Selasa, 19 Mei 2020 | 06:57 WIB
Oleh : FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Hingga Hari Senin (18/5/2020), Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans-E) DKI Jakarta mencatat ada 1.222 perusahaan melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibu kota, meningkat dari 1.213 perusahaan pada Jumat 15 Mei 2020.

Berdasarkan data Disnakertrans-E DKI Jakarta yang diterima di Jakarta, Senin malam, dari jumlah tersebut ada 205 perusahaan atau tempat kerja yang ditutup sementara dari sebelumnya 202 perusahaan, karena tidak termasuk ke dalam kategori 11 jenis usaha yang dikecualikan berdasarkan Pergub Nomor 33 Tahun 2020 dan tetap melakukan kegiatan usahanya di tengah PSBB yang saat ini masuk hari ke-36 pemberlakuannya.

Ratusan perusahaan yang ditutup tersebut, tersebar di lima wilayah, yakni 33 perusahaan di Jakarta Pusat, 51 perusahaan (sebelumnya 48 perusahaan) di Jakarta Barat, 37 perusahaan di Jakarta Utara, 33 perusahaan di Jakarta Timur dan 51 perusahaan di Jakarta Selatan. Jumlah pekerja yang terdampak sebanyak 17.230 orang (sebelumnya 17.096 orang).

Selain perusahaan yang ditutup sementara, ada 308 perusahaan (sebelumnya 307 perusahaan) lain yang diberi peringatan dan diberikan pembinaan karena belum melaksanakan protokol kesehatan secara menyeluruh. 308 perusahaan ini juga termasuk yang ada di luar 11 sektor dikecualikan dalam Pergub 33/2020, namun memiliki izin operasi dari Kementerian Perindustrian.

Perusahaan pemilik Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) dari Kementerian Perindustrian yang diberi peringatan itu, tersebar di Jakarta Pusat lima perusahaan, Jakarta Barat 75 perusahaan (sebelumnya 74 perusahaan), Jakarta Utara 102 perusahaan, Jakarta Timur 109 perusahaan dan Jakarta Selatan 17 perusahaan. Kesemuanya, secara total memiliki pekerja sebanyak 56.456 orang (meningkat dari 56.410 orang).

Sementara itu, ada juga perusahaan atau tempat kerja yang termasuk 11 sektor dikecualikan, yang diberi peringatan atau pembinaan dikarenakan belum melaksanakan seluruh protokol kesehatan yang ditentukan. Dari hasil sidak, ada 709 perusahaan (naik dari 704 perusahaan) jenis ini yang melakukan pelanggaran.

Perusahaan yang termasuk kategori ini secara rinci, berada di Jakarta Pusat 181 (sebelumnya 176), Jakarta Barat 82, Jakarta Utara 149, Jakarta Timur 144, Jakarta Selatan 149 dan Kepulauan Seribu empat perusahaan. Secara total, semuanya memiliki pekerja sebanyak 87.048 orang (naik dari 86.482 orang).

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah menyebut penutupan sementara pada perusahaan-perusahaan pelanggar itu, dilakukan karena tak dipenuhinya aturan dalam PSBB berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020. Dengan hal tersebut, penutupan akan berlangsung hingga PSBB di Jakarta usai dilaksanakan, yang rencananya selesai 22 Mei 2020.

Diketahui, dalam Pasal 10 Pergub Nomor 33 Tahun 2020 itu, dijelaskan hanya ada 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB. Sektor itu adalah kesehatan; bahan pangan/makanan/minuman; energi; komunikasi dan teknologi informasi; keuangan; logistik; perhotelan; konstruksi; industri strategis; pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu; serta kebutuhan sehari-hari.



Sumber: ANTARA

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bansos DKI Tahap II Diberikan Bertahap hingga 22 Mei 2020

Gubernur DKI Anies Baswedan mengaku pihaknya sudah mendistribusikan bansos berupa paket sembako sejak 14 Mei 2020 lalu.

MEGAPOLITAN | 19 Mei 2020

Tak Hanya Oplos Daging Sapi, Pelaku Juga Rendam dengan Formalin

Polres Metro Tangerang Kota bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang mengungkap peredaran daging sapi yang dioplos dengan daging babi hutan (celeng).

MEGAPOLITAN | 18 Mei 2020

Kedisiplinan Warga, Kunci Sukses Tangani Covid-19

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai terdapat sejumlah hal penting yang menjadi kunci kesuksesan dalam penanganan Covid-19 di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 18 Mei 2020

Satpol PP DKI Jatuhkan Sanksi kepada 9.580 Pelanggar PSBB Tahap II

Satpol PP DKI telah menjatuhkan sanksi kepada 9.580 pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Tahap II di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 18 Mei 2020

Anies Baswedan Umumkan PSBB Diperpanjang atau Tidak dalam 1-2 Hari

Anies Baswedan akan mengumumkan PSBB di Jakarta diperpanjang atau tidak dalam satu satau dua hari mkendatang.

MEGAPOLITAN | 18 Mei 2020

Sungai Cileungsi-Cikeas Meluap, Bogor dan Bekasi Berpotensi Banjir

Hujan yang mengguyur cukup lebat di sepanjang aliran hulu hingga hilir Sungai Cileungsi dan Cikeas. Beberapa wilayah di Bogor dan Bekasi berpotensi banjir.

MEGAPOLITAN | 18 Mei 2020

Lippo Cikarang Salurkan Bantuan Melalui Apindo dan Puskesmas Cibatu

PT Lippo Cikarang Tbk terus melakukan aksi peduli terhadap warga di sekitarnya, dengan mendistribusikan bahan pokok berupa beras dan masker.

MEGAPOLITAN | 18 Mei 2020

Bantu Masyarakat Kurang Mampu, Perkumpulan PPMTI Gelar Bansos

Perkumpulan Perusahaan Multi Moda Transport Indonesia (PPMTI) untuk menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil bagi masyarakat kurang mampu di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 18 Mei 2020

Polisi Cek CCTV untuk Ungkap Pelaku Pemberi Kotak Sepatu Berisi Jasad Bayi

Polisi memeriksa rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku pemberi kotak sepatu berisi jasad bayi laki-laki di Ceger, Jakarta Timur.

MEGAPOLITAN | 18 Mei 2020

Pemerintah Ancam Cabut Izin Institusi yang Perjualbelikan Surat Bebas Covid-19

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mencabut izin pihak rumah sakit atau klinik yang memperjualbelikan surat bebas Covid-19.

MEGAPOLITAN | 18 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS