Satpol PP DKI Kerahkan Seluruh Personel Tindak Pelanggar PSBB

Satpol PP DKI Kerahkan Seluruh Personel Tindak Pelanggar PSBB
Petugas gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP melakukan imbauan kepada pengendara untuk dapat mematuhi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jalan Ciledug Raya, Petukangan Utara, Jakarta Selatan, Senin, 13 April 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono )
Hotman Siregar / FER Jumat, 22 Mei 2020 | 21:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta Arifin, menyatakan, pihaknya akan meningkatkan giat besar-besaran selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ketiga dari 22 Mei sampai 4 Juni 2020. Hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Jakarta.

Baca Juga: Malam Ini Satpol PP DKI Merazia Pasar Malam

"Saya sampaikan ke teman-teman bahwa malam ini seluruh Satpol PP dengan kekuatan besar akan melakukan operasi penindakan dan pendisiplinan di tempat-tempat keramaian, pasar-pasar malam, yang merupakan sektor yang tidak dikecualikan," ujar Arifin, di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Menurut Arifin, aksi giat besar-besaran malam ini dikhususkan untuk sektor yang tidak dikecualikan beroperasi selama PSBB. “Kami meminta masyarakat untuk patuh terhadap aturan pemerintah,” tegasnya.

Arifin menambahkan, semua tindakan Satpol PP memiliki dasar hukum berupa Pergub Nomor 41 Tahun 2020 tentang sanksi bagi pelanggar PSBB. Bahkan denda bagi pelanggar telah diberlakukan.

Baca Juga: Satpol PP DKI Jatuhkan Sanksi kepada 9.580 Pelanggar PSBB 

"Kita bukan mengejar uang denda, jadi jangan dimaksudkan satpol PP ngejar-ngejar uang denda," tandas Arifin.

Hingga saat ini, Satpol PP DKI telah melakukan penindakan teguran kepada perorangan maupun tempat usaha sebanyak 8.511, penyegelan tempat usaha 452, kerja sosial sebanyak 1.718 orang.

Adapun total jumlah denda yang terkumpul selama pemberlakukan PSBB sudah mencapai Rp 350 juta.



Sumber: BeritaSatu.com