Produsen Bubur Bayi Ini Bantu Warga Terdampak Covid-19

Produsen Bubur Bayi Ini Bantu Warga Terdampak Covid-19
Nayz, produsen bubur bayi dari beras organik membantu warga yang membutuhkan di tengah kondisi ekonomi yang sulit akibat virus corona (Covid-19). ( Foto: Dok )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Sabtu, 23 Mei 2020 | 12:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Nayz, produsen bubur bayi dari beras organik membantu warga yang membutuhkan di tengah kondisi ekonomi yang sulit akibat virus corona (Covid-19). Program yang dinamakan “Bersama Nayz Berbagi Berkah” itu ditujukan untuk masyarakat di wilayah Tangerang Selatan.

“Konsep kegiatan ini adalah setiap karyawan memberikan dua paket bantuan yang berisi beras organik “Ladang Hijau” dengan ukuran 4 kg. Acara ini juga merupakan cerminan sifat dari perusahaan, dimana kita berbagi di kala lapang atau sempit,” kata Founder & CEO PT Hassana Boga Sejahtera (Nayz), Lutfiel Hakim dalam keterangan tertulisnya Sabtu (23/5/2020).

Masyarakat yang disasar di wilayah Serpong, Setu, dan Pondok Petir (Tangerang Selatan). “Program ini kami tujukan khususnya pada orang tua dan janda yang terkena dampak dari situasi pandemi Covid-19," lanjut Lutfiel.

Menurut Lutfiel, pihaknya ingin membantu meringankan beban mereka yang memang tidak ada pemasukan untuk bisa bertahan hidup di masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya di Kefamenanu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nayz memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami gizi buruk. Dibantu seorang dokter Olieve Indri Leksmana yang bertugas di puskesmas di sana, pihaknya membagikan bubur Nayz. Hasilnya mengejutkan, karena beberapa anak yang mengonsumsi Nayz bubur MPASI organik ternyata mengalami perbaikan gizi.

Menurutnya, dengan program “Bersama Nayz Berbagi Berkah” diharapkan seluruh masyarakat yang belum menerima bantuan bisa terus hidup sehat. Ke depannya program serupa juga akan kembali digelar.

Nayz merupakan produsen bubur bayi homemade berbasis bahan organik dari petani lokal dan banyak digunakan untuk meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia. Usaha yang dimulai dari berjualan di booth itu kini semakin berkembang dan telah memiliki ratusan outlet dengan konsep kemitraan sederhana, dengan puluhan ribu pelanggan di seluruh Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com