Amankan Idulfitri di Jakarta, 4.400 Personel Gabungan Diturunkan

Amankan Idulfitri di Jakarta, 4.400 Personel Gabungan Diturunkan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.(ilustrasi) ( Foto: istimewa )
Bayu Marhaenjati / FMB Sabtu, 23 Mei 2020 | 13:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 4.400 personel gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi lain diturunkan untuk melakukan pengamanan malam takbiran serta Idulfitri 1441 H, di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

"Kekuatan Operasi Ketupat, kepolisian sendiri ada 2.983 orang. Kemudian ditambah teman-teman TNI dan instansi terkait totalnya sekitar 4.400 personel yang kita turunkan untuk Jakarta ini," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Sabtu (23/5/2020).

Dikatakan Yusri, 4.400 personel itu diploting di pos-pos pengamanan dan bergerak melakukan patroli. Jumlah ribuan personel ini di luar dari petugas yang melakukan kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di 33 pos check point.

"Kita siapkan patroli skala besar bersama TNI dan pemerintah daerah, kita cek nanti apakah ada takbiran, apakah nanti ada Salat Id. Nanti akan kita imbau secara baik-baik, kita lakukan preventif, pencegahan dulu, tindakan secara humanis yang kita lakukan," ungkapnya.

Menyoal Salat Idulfitri, Yusri menyampaikan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh agama telah menyampaikan fatwa sebaiknya salat dilaksanakan di rumah saja.

"Memang ada dalam fatwa MUI itu zona hijau. Tapi di Jakarta ini tidak ada zona hijau, semuanya zona merah. Sehingga kita mengharapkan semua kegiatan agama, bersabar saja untuk tahun ini. Caranya bagaimana, kita Salat Id di rumah," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com