Jelang Malam Takbiran, Satpol PP DKI Lakukan Penyekatan Lokasi Rawan Kerumunan

Jelang Malam Takbiran, Satpol PP DKI Lakukan Penyekatan Lokasi Rawan Kerumunan
Sejumlah warga melakukan konvoi serta menyalakan kembang api saat malam takbiran menyambut Idul Fitri di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Selasa 4 Juni 2019 malam. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao )
Hotman Siregar / FMB Sabtu, 23 Mei 2020 | 13:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Arifin, meminta seluruh lapisan masyarakat mengikuti aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota saat malam takbiran nanti. Satpol PP akan melakukan penyekatan di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi kerumunan massa.

"Saat ini Jakarta masih statusnya PSBB. Kita minta masyarakat menyadari itu," ujar Arifin, Sabtu (23/5).

Arifin meminta seluruh tokoh masyarakat kembali mengingatkan agar warganya tidak berkeliling untuk menggelar takbiran. Untuk mengantisipasi kerumunan saat malam takbiran, Arifin menyebut akan menempatkan posko di tempat-tempat strategis.

"Posko akan dijaga anggota Satpol PP dimulai pukul 19.30 hingga 24.00 WIB," katanya.

Bagi masyarakat yang memaksakan takbiran, Arifin menegaskan akan dibubarkan. Takbir keliling jelas dilarang karena berpotensi menimbulkan kerumunan

"Takbir keliling itu adalah salah satu kegiatan yang dilarang. Takbir keliling tidak diperbolehkan," katanya.

Terkait dengan operasi giat Satpol PP dalam mengatasi kerumunan jelang Idulfitri Jumat (22/5) malam, Arifin mangatakan masih menunggu laporan hasil giat dari seluruh wilayah. Operasi giat telah digelar di sejumlah lokasi yang berpotensi menyebabkan kerumuman.

Seperti di Pasar Malam Jiung Kemayoran, Jakarta Pusat sebanyak 200 lapak diberikan sanksi. Sebanyak 90 personel gabungan yang berasal dari 8 kecamatan di Jakarta Pusat dan diturunkan dalam razia pelanggar PSBB tadi malam.

Satpol PP Jakarta Timur juga menertibkan keramaian di 7 pasar yang berada di wilayah itu. Tujuh pasar itu adalah Pasar Ikan, Pasar Bali Mester, Terminal Kampung Melayu, Pasar Gembrong, Pasar Malam BKT dan Pasar Jatinegara, Pasar Malam Pik Penggilingan.

Kasatpol Satpol PP Jatinegara Sadikin mengatakan, pendisplinan dilakukan melalui sosialisasi tentang bahaya Covid-19. Tindakan tegas dilakukan dengan menggembosi ban kendaraan pengunjung pasar.

"Kita berharap semua masyarakat tidak melanggar PSBB," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com