Tiga Kali Ditegur, Toko Pakaian di Bogor Akhirnya Disegel

Tiga Kali Ditegur, Toko Pakaian di Bogor Akhirnya Disegel
Petugas Satpol PP Kota Bogor menyegel toko pakaian di Pasar Anyar, Jalan MA Salmun, Kota Bogor, Sabtu (23/5/2020). Penyegalan dilakukan setelah tiga kali mendapat surat teguran. ( Foto: Beritasatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / JAS Sabtu, 23 Mei 2020 | 14:37 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyegel toko pakaian yang tetap melakukan jual-beli saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penyegelan dilakukan setelah tiga kali berikan surat teguran.

Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustyansyah menuturkan, toko pakaian RB di Pasar Anyar disegel karena masih beroperasi di masa PSBB tahap III di Kota Bogor. Selain disegel, pengelola juga harus membayar denda Rp 5 juta.

"Penyegelan terhadap toko baju tersebut lantaran telah melanggar Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 30 Tahun 2020 Tentang PSBB dalam Rangka Penanganan Virus Coroba Disease 2019 (Covid-19) di Kota Bogor," paparnya, Sabtu (23/5/2020).

Kata dia, toko RB sudah pernah kita peringatkan dan pada hari ini pun toko itu masih buka. Penyegelan dilakukan hingga masa berlaku PSBB di Kota Bogor berakhir. Selain RB, beberapa toko yang masih beroperasi diberikan sanksi sesuai dengan penilaian pihaknya.

"Diberikan juga sanksi denda bagi pelanggar yang diperoleh angka Rp 1 juta sampai 10 juta tergantung penilaian dari kita," paparnya.

Untuk pedagang pakaian di wilayah dalam Pasar Anyar, pihaknya tidak melakukan penyegelan lantaran telah diatur dalam Permenkes No 9 Tahun 2020 yang membolehkan pasar tradisional beroperasi meliputi seluruh pedagangnya.

Sejauh ini atau masa PSBB tahap III, Satpol PP Kota Bogor telah menjaring 11 toko yang kedapatan menjual selain yang dikecualikan.



Sumber: BeritaSatu.com