Bamsoet Minta Pemprov DKI Seleksi Ketat Pemberian SIKM

Bamsoet Minta Pemprov DKI Seleksi Ketat Pemberian SIKM
Petugas mengecek kelengkapan penumpang dalam kendaraan saat melintasi pos pemeriksaan PSBB di kawasan gerbang tol Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 21 Mei 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Joanito De Saojoao )
Hotman Siregar / FMB Sabtu, 23 Mei 2020 | 15:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 67.001 orang telah mengakses Surat Izin Keluar Masuk Jakarta (SIKM) sejak dibuka pada Jumat lalu (15/5/2020). Menanggapi hal itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah DKI Jakarta melakukan seleksi yang ketat terhadap pemberian izin SIKM.

"Saya mendorong pemerintah DKI Jakarta memperketat mobilitas masyarakat yang keluar atau masuk wilayah DKI Jakarta, sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 sebagaimana tercantum dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 47/2020," ujar Bamsoet, Sabtu (23/5/2020).

Bamsoet juga mendorong pemerintah DKI Jakarta bersama aparat keamanan agar memastikan seluruh warga yang masuk dan keluar dari dan ke wilayah DKI Jakarta memiliki SIKM. Pemeriksaan harus diperketat baik di jalan arteri, jalan kolektor, maupun di jalan lokal.

"Harus dengan tegas melarang apabila masyarakat yang keluar masuk DKI Jakarta tidak memiliki SIKM tersebut," ucapnya.

Politisi Golkar itu juga mendorong pemerintah menyosialisasikan bahwa pembuatan SIKM dapat diakses melalui situs corona.jakarta.go.id/izin-keluar-masuk-Jakarta agar seluruh masyarakat dapat mengetahui akses tersebut. Selanjutnya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jika tidak ada kepentingan yang mendesak untuk tetap di rumah dan jaga jarak atau physical distancing.

"Saya mendorong pemerintah dan aparat untuk menindak tegas pihak yang memalsukan SIKM dengan mengembalikan atau memulangkan masyarakat yang keluar atau masuk ke DKI Jakarta, atau memproses secara hukum, karena perbuatan tersebut merupakan tindak pidana penipuan," tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com