Tenaga Medis Covid-19 Hampir 3 Bulan Tak Pulang

Tenaga Medis Covid-19 Hampir 3 Bulan Tak Pulang
Petugas medis di ICU RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). (Foto: Antara)
/ BW Minggu, 24 Mei 2020 | 22:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah tenaga medis Covid-19 di Jakarta mengaku tidak sempat pulang ke rumah hampir tiga bulan. Hal itu karena harus bertugas memastikan seluruh pasien tertangani dengan baik.

"Sudah hampir tiga bulan tidak ketemu sama mama, sama ayah," kata Lia, salah seorang dokter penanganan Covid-19 di Puskesmas Duren Sawit, dalam unggahan video di Instagram @dkijakarta milik Pemprov DKI Jakarta itu, Minggu (24/5/2020).

Tidak hanya Lia, ada juga tiga orang dokter lainnya, yaitu Indriani Febriani, Kevin William Hutomo, dan Suhartiningsih yang bernasib sama, tidak bertemu keluarganya lebih dari satu bulan akibat penanganan Covid-19.

Di tengah momen perayaan Lebaran yang biasanya digunakan banyak orang untuk berkumpul dengan keluarga, para tenaga medis itu memilih tetap bertugas dan tinggal di fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, dibandingkan pulang ke rumah.

"Sebisa mungkin saya tidak pulang ke rumah karena bisa saja saya menjadi carrier (pembawa virus)," kata Kevin.

Saat menghubungi keluarganya lewat telepon, keempatnya meminta maaf karena tak bisa pulang ke kampung halamannya.

Bahkan dokter Indriani yang bertugas di RSUD Pasar Minggu menitikkan air mata saat ibunya berpesan agar anaknya itu tetap berjuang melayani pasien Covid-19, meski berlebaran tanpa berjumpa dengan keluarganya.

"Pokoknya sabar ya. Teteh kan dari kecil mau jadi dokter. Harus dibuktikan sekarang, harus dijalani ya. Nanti kita pasti bertemu lagi," kata ibu dokter Indriani.

Para dokter itu berpesan dengan tegas agar di masa Lebaran ini, masyarakat tetap menjalani pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan disiplin dan tetap di rumah saja.

"Kami itu miris kalau pada waktu memeriksa, hasilnya tuh positif semuanya. Itu luar biasa sedihnya," kata dokter Suhartiningsih yang bertugas sebagai Kepala Satuan Pelaksana di Laboratorium Masyarakat dan menyayangkan masih banyak warga yang abai pada PSBB.

Mereka meminta, jika harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya, mulai dari menggunakan masker, menjalankan jaga jarak, hingga rajin mencuci tangan.

"Aku dan teman-teman di sini (di rumah sakit) kan masih terus berjuang, kita tidak akan menyerah. Kita akan tetap bertugas dengan baik semaksimal mungkin untuk melewati pandemi ini. Aku juga kangen keluargaku," kata dokter Indriani menyampaikan harapannya agar warga Jakarta tetap patuh menjalani PSBB di momen Lebaran ini.



Sumber: BeritaSatu.com