Pemprov DKI Siapkan Protokol New Normal

Pemprov DKI Siapkan Protokol New Normal
Suasana lengang di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat saat hari kedua libur lebaran 2020 di tengah PSBB dan masa pandemi virus "corona" (Covid-19), Senin (25/5/2020) sore. (Foto: Beritasatu Photo / Carlos Roy Fajarta Barus)
Yustinus Paat / FMB Selasa, 26 Mei 2020 | 12:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Sedang menyiapkan protokol menuju kehidupan normal baru atau new normal pascapandemi Covid-19. Protokol ini disesuaikan dengan kondisi DKI Jakarta.

"Nanti, kita sampaikan protokol (normal baru) khusus DKI, karena tiap wilayah memilki karakter berbeda," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan penerapan prosedur standard new normal di sarana publik, Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020).

Protokol ini diterapkan jika pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berakhir dan tidak diperpanjang lagi. Namum, menurut Anies, hal tersebut sangat tergantung ketaatan dan kedisiplinan warga DKI Jakarta menjalankan ketentuan PSBB dan protokol kesehatan untuk mengendalikan penularan virus corona.

"Apabila semua taat, PSBB bisa berakhir. Kalau tidak, terpaksa PSBB harus diperpanjang lagi," tandas Anis.

Rencananya, pemerintah pusat akan mengimplementasikan new normal, seperti diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 telah menyatakan bahwa PSBB dilakukan salah satunya dengan meliburkan tempat kerja.



Sumber: BeritaSatu.com