RS Darurat Wisma Atlet Masih Rawat 892 Pasien Positif Covid-19

RS Darurat Wisma Atlet Masih Rawat 892 Pasien Positif Covid-19
Pemerintah fungsikan Wisma Atlet Kemayoran saat ini sebagai Rumah Sakit Darurat penanganan penyembuhan pasien Covid - 19, Jakarta, Senin 25 Mei 2020. Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran saat ini menampung kurang lebih 3000 pasien positif Covid - 19. (Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah)
Carlos Roy Fajarta / FMB Selasa, 26 Mei 2020 | 12:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (26/5/2020) hingga pukul 8 pagi berjumlah 892 orang.

Hal tersebut disampaikan Perwira Penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan tertulisnya kepada awak media terkait laporan perkembangan jumlah pasien rawat inap RSD Wisma Atlet, RSD Pulau Galang, ABK Kapal pesiar, Jamaah Tabligh, PMI dan SMK.

"RS Darurat Wisma Atlet ada 929 orang di rawat inap terdiri dari 605 laki-laki dan 324 perempuan. Dari 929 tersebut 892 orang di antaranya berstatus positif Covid-19, 25 orang PDP, dan 12 orang ODP," ujar Aris Mudian, Selasa (26/5/2020) siang.

Ia menyebutkan pasien rawat inap berkurang 4 orang karena sembuh dari semula 933 orang menjadi 929 orang. Untuk pasien positif Covid-19 berkurang 17 orang dari 909 menjadi 892 orang karena 4 orang sudah dipulangkan, dan 13 orang turun status (8 PDP & 5 ODP).

"Pasien PDP bertambah 8 orang (semula 17 orang menjadi 25 orang) dan pasien ODP bertambah 5 orang (semula 7 orang menjadi 12 orang)," tambahnya.

Rekapitulasi pasien dari 23 Maret-26 Mei 2020 di RS Wisma Atlet yakni 3.983 orang pasien terdaftar, 118 pasien rujuk ke RS lain, 1.954 orang sudah pulang dan sembuh, sedangkan 3 orang meninggal dunia.

"Untuk di RSD Pulau Galang ada 46 orang di rawat inap, terdiri dari 23 laki-laki dan 23 perempuan yang terdiri dari 24 pasien positif Covid-19, 22 orang PDP. Dari 12 April sampai 26 Mei 2020 RS ini sudah ada 114 pasien terdaftar dan 68 orang di antaranya sudah dipulangkan untuk menjalani isolasi mandiri," kata Aris Mudian.



Sumber: BeritaSatu.com