Mal Rencana Buka 5 Juni, Anies Baswedan: Itu Imajinasi

Mal Rencana Buka 5 Juni, Anies Baswedan: Itu Imajinasi
Anies Baswedan. (Foto: Istimewa)
Yustinus Paat / CAH Selasa, 26 Mei 2020 | 23:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah bahwa pihaknya memperbolehkan mal atau pusat belanja di Jakarta mulai dibuka 5 Juni mendatang. Menurut Anies, rencana tersebut hanyalah imajinasi dan fiktif belaka.

"Kalau saat ini ada yang mengatakan mal akan buka tanggal 5 Juni, itu imajinasi. Itu fiksi karena belum ada aturan manapun yang mengatakan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) diakhiri," ujar Anies di sela-sela peninjauan kegiatan pembatasan mobilitas orang ke Jakarta di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (26/5/2020).

Anies mengatakan PSBB Tahap III berakhir tanggap 4 Juni mendatang. Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa PSBB-nya tidak diperpanjang, tetap bisa diperpanjang jika angka reproduksi virusnya di atas angka 1. Jika PSBB diperpanjang maka mal belum bisa dibuka kecuali 11 sektor yang diizinkan beroperasi selama masa PSBB. 

Baca Juga: 5 Juni, 67 Mal di Jakarta Kembali Buka

"Saya perlu menyampaikan yang menentukan diperpanjang atau tidak, bukan Pemprov, bukan para ahli tetapi perilaku seluruh masyarakat. Bila perilaku seluruh masyarakat menahan diri, kemudian tingkat reproduksi virusnya turun di bawah 1, maka kita bisa mengakhir tanggal 4. Tapi bisa tidak, maka kita harus perpanjang," tandas dia.

Anies mengatakan awal pekan depan, pihaknya akan memutuskan apakah PSBB diperpanjang atau tidak. Termasuk, kata dia, keputusan terkait penerapan kebijakan new normal atau normal baru.

"Hari Jumat, weekend ini, kita akan mereview semua data, nanti awal pekan depan (diputuskan) apakah PSBB ini adalah PSBB penghabisan atau harus diperpanjang," ungkap dia.

Baca Juga: APPBI Ungkap Alasan Mal Harus Dibuka Lagi pada 5 Juni

Jika PSBB tidak diperpanjang, kata Anies, maka pihaknya akan segera menyampaikan protokol-protokol untuk industri atau dunia usaha dan juga protokol yang harus diterapkan masyarakat di era normal baru. Menurut Anies, masker merupakan salah satu sarana yang wajib tetap dipakai di masa normal baru.

"Tetapi masker ini harus digunakan. Ini adalah salah satu alat paling efektif di dalam kita mencegah perluasan wabah,"pungkas dia.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Ellen Hidayat membenarkan jika puluhan pusat belanja atau mal di Jakarta akan dibuka kembali setelah masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berakhir pada 4 Juni mendatang. Berdasarkan data APPBI, kata Ellen, 67 mal akan dibuka pada 5 Juni dan 6 mal lain mulai dibuka pada 8 Juni mendatang.

"Saat ini ada kurang lebih 67 pusat belanja yang rencana dibuka pada tanggal 5 Juni 2020 dan kurang lebih 6 pusat belanja akan dibuka pada tanggal 8 Juni 2020," ujar Ellen saat dihububgi Beritasatu.com, Selasa (26/5/2020).

Ellen mengatakan jumlah anggota APPBI DKI adalah 80 pusat belanja yang tersebar di 5 wilayah DKI, yaitu Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Namun, kata dia, baru 73 pusat belanja yang memastikan akan dibuka kembali pada 5 Juni dan 8 Juni.

"Sisanya belum melaporkan kepada APPBI," tandas Ellen. 



Sumber: BeritaSatu.com